kumparan
Bola & Sports30 Maret 2020 13:17

Beto Goncalves Legawa Gajinya Dipotong 75% karena Tak Ada Kompetisi

Konten Redaksi kumparan
Alberto Goncalves, Madura United
Alberto Goncalves merayakan golnya ke gawang PSIS Semarang. Foto: dok. Media Madura United
PSSI resmi memperpanjang penangguhan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga 29 Mei mendatang. Putusan lahir usai federasi mengeluarkan Surat Keputusan PSSI nomor 48.SKEP/III/2020 tentang pemberhentian sementara karena penyebaran virus corona kian mengkhawatirkan.
ADVERTISEMENT
Dalam surat tersebut ada empat poin yang disebutkan. Satu di antaranya adalah soal pembayaran gaji pemain selama periode penangguhan. Klub diperbolehkan membayar hak-hak pemain, pelatih, dan ofisial tim pada Maret, April, dan Mei hanya 25 persen dari perjanjian kontrak.
Bomber Madura United, Alberto Beto Goncalves, mengaku legawa terkait keputusan tersebut. Menurut penyerang 39 tahun itu situasi dan kondisi yang memaksa demikian.
''Pemain tidak boleh kecewa. Keputusan pemotongan gaji selama kompetisi tidak berjalan saya mendukung. Karena apa? Tim akan rugi jika pemain tetap dibayar penuh tapi kami sendiri tidak bekerja,'' kata Beto ketika dihubungi jurnalis, Senin (30/3).
Beto Goncalvez
Beto Goncalvez. Foto: Franky Emmanuel
Pemain yang pernah merumput bersama Sriwijaya FC tersebut menambahkan bahwa wabah virus corona ini memang membuat sejumlah pihak dirugikan. Kendati demikian, menurut Beto, ada yang lebih penting dari sepak bola untuk saat ini yakni kesehatan dan keselamatan semua orang.
ADVERTISEMENT
Merujuk data per Minggu (29/3) siang, virus corona atau SARS-CoV-2 di Indonesia sudah menjangkiti 1.285 orang. Diprediksi, jumlah itu bakal saja bertambah di setiap harinya.
''Kami juga harus mengerti juga situasi ini karena bukan di Indonesia saja tapi di seluruh dunia ada bencana ini. Semoga cepat selesai masalah ini dan kami bisa kembali latihan seperti biasa dan kami hidup seperti biasa," ujar striker naturalisasi itu.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan