kumparan
25 Juni 2019 14:34

Copa America: Mengalahkan Cile, Melanjutkan Tradisi Uruguay

Laga Cile melawan Uruguay. Foto: REUTERS/Ricardo Moraes
Mengalahkan Timnas Cile telah menjadi tradisi bagi Timnas Uruguay di Copa America. Tradisi ini kemudian berlanjut dalam kemenangan Uruguay 1-0 atas Cile di Estadio Maracana, Selasa (25/6/2019) pagi WIB. Bagi La Celeste, inilah kemenangan ke-19 atas Cile pada kompetisi yang pertama kali digelar pada 1913 itu.
ADVERTISEMENT
Walau begitu, Uruguay butuh upaya ekstra untuk menyegel kemenangan di laga pemungkas babak grup Copa America 2019 ini. Tak mengherankan, mengingat Cile sebelumnya hanya menelan satu kekalahan dalam tiga gelaran Copa America teraktual. Artinya, Alexis Sanchez dan kolega takkan membiarkan begitu saja rekor apik ini ternodai.
Tercatat Cile mampu melancarkan 12 tembakan sepanjang laga ini bermodalkan 58% penguasaan bola. Dalam urusan bertahan, kerapatan jarak antarlini tim berjuluk El Equipo de Todos itu sempat memutus koneksi Luis Suarez dan Edinson Cavani sebagai ujung tombak Uruguay pada babak pertama.
Pemain Uruguay berselebrasi merayakan gol ke gawang Ekuador. Foto: REUTERS/Luisa Gonzalez
Walau begitu, bukan Uruguay namanya jika tak menunjukkan keteguhan memegang paham garra charrua dalam permainannya. Secara perlahan, Uruguay bangkit dan mencoba menciptakan gol. Upaya itu kemudian terbayar melalui gol dalam skema apik saat pertandingan ini hanya tersisa 8 menit lagi.
ADVERTISEMENT
Kala itu, Cavani berada di kotak penalti dan terjebak dalam zonal marking yang dipasang tiga pemain lawan. Namun, tak lama kemudian Suarez masuk ke kotak penalti dan fokus para pemain belakang Cile terpecah. Momen sepersekian detik ini dimanfaatkan Cavani untuk meregangkan jarak dengan tiga pemain yang menjaganya.
Tak lama, Jonathan Rodriguez melancarkan umpan lambung dari tepi kiri lapangan. Kemudian Cavani melompat, mengenai bola dengan kepalanya, dan bola pun bersarang ke gawang yang dijaga Gabriel Arias.
Cavani, Suarez dan Rodriguez memang terlibat dalam gol, akan tetapi bukan mereka saja yang layak mendapatkan apresiasi. Di tengah, ada Federico Valverde terus bekerja demi menjaga stabilitas permainan Uruguay. WhoScored mencatat, gelandang Real Madrid ini menjadi pemain paling aktif dalam urusan aksi bertahan di laga ini.
ADVERTISEMENT
Rinciannya, Valverde melancarkan 5 tekel dan 1 sapuan di laga ini. Sementara itu, perlu diingat juga bahwa pemain berusia 23 tahun ini telah 7 kali memenangi duel udara. Ini merupakan bukti betapa gigihnya perjuangan Uruguay untuk menjaga tradisi menang atas Cile. Dipadukan dengan ketajaman Cavani dan kecerdikan Suarez, segalanya pun jadi berakhir manis bagi juara dunia dua kali tersebut.
Cile sendiri boleh kalah. Akan tetapi, berita baiknya adalah hasil ini tak mempengaruhi nasib mereka di Copa America kali ini. Pasukan Reinaldo Rueda itu masih boleh menemani Uruguay lolos ke babak perempat final usai finis sebagai runner-up Grup C.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan