kumparan
10 Oktober 2019 16:36

Di Mata Loew, Gnabry Punya Peran Penting untuk Jerman

Serge Gnabry
Serge Gnabry saat memperkuat Timnas Jerman. Foto: Ina FASSBENDER / AFP
Pendar Serge Gnabry tak kunjung meredup. Setelah mencetak 5 gol dan 4 assist bersama Bayern Muenchen musim ini, eks penyerang Arsenal itu bikin gol untuk Timnas Jerman saat melawan Tim Nasional (Timnas) Argentina di Westfalenstadion, Kamis (10/10/2019) dini hari WIB.
ADVERTISEMENT
Impresifnya lagi, gol tersebut sudah diciptakan Gnabry pada menit ke-15. Usai menerima umpan Lukas Klostermann, sosok berusia 24 tahun ini mengecoh tiga pemain Argentina di kotak penalti. Setelahnya, barulah Gnabry melesakkan tembakan berujung gol.
Tujuh menit berselang, Gnabry sukses bikin assist untuk Leon Goretzka dalam situasi serangan cepat. Gnabry-- yang tampil sebagai penyerang tengah dalam 3-4-3 -- memang intens meneror lini belakang La Albieceleste dengan kecepatannya.
Meski begitu, aksi Gnabry pada laga yang berakhir dengan skor 2-2 itu hanya sampai menit ke-72. Selepas pertandingan, Joachim Loew menjelaskan mengapa dia mengambil keputusan ini.
"Kami tak ingin Serge Gnabry tampil 90 menit di pertandingan persahabatan. Apalagi, kami sadar bahwa dia sudah banyak tampil pada musim ini," kata sosok yang kini melatih Jerman itu, dikutip dari Goal International.
ADVERTISEMENT
Video
"Serge ada di hampir seluruh sudut lapangan. Dia sangat berbahaya dan berhasil membuat pertahanan Argentina insecure, terutama di babak pertama. Kami butuh dia di laga selanjutnya, sehingga tak boleh membuatnya kelelahan dan cedera," lanjut Loew.
Setelah lawan Argentina, laga yang lebih penting menanti Jerman pada Senin (14/10) dini hari WIB. Di hari tersebut, Die Mannschaft menghadapi Estonia di Stadion Lillekula dalam matchday ke-8 Kualifikasi Piala Eropa 2020.
Saat ini, Jerman berada di puncak klasemen Grup C dengan torehan 12 poin. Walau begitu, mereka hanya unggul 3 poin atas Timnas Belanda, yang berada di posisi ketiga. Jadi Jerman sudah seharusnya menyapu bersih sisa pertandingan demi lolos secara otomatis ke putaran final Piala Eropa 2020.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan