Bola & Sports
·
15 Juli 2021 10:43
·
waktu baca 2 menit

Dokter Tirta Buka Suara soal Penundaan Liga 1 & Liga 2

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dokter Tirta Buka Suara soal Penundaan Liga 1 & Liga 2 (198923)
searchPerbesar
Dokter Tirta. Foto: Instagram/@dr.tirta
Dokter Tirta Mandira Hudha buka suara soal penundaan kompetisi sepak bola di Indonesia, Liga 1 dan Liga 2, akibat pandemi COVID-19. Ia berharap kompetisi bisa segera bergulir.
ADVERTISEMENT
Sejam Maret 2020, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 telah terhenti karena wabah virus corona. Sempat ada asa Liga 1 2021/22 dan Liga 2 2021 untuk digulirkan pada 9 Juli 2021. Namun penundaan kembali terjadi mengingat kasus Covid-19 yang masih tinggi.
Penundaan jadwal kompetisi Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 ini menjadi perhatian serius Dokter Tirta. Sosok yang belakangan sering menjadi influencer terkait pandemi COVID-19 itu berharap kompetisi Liga 1 2021/22 dan Liga 2 2021 bisa segera bergulir.
“Pertimbangannya sederhana. Saat ini, psikis masyarakat itu terganggu. Tidak dalam situasi yang ideal karena beragam berita tentang pandemi COVID-19 yang berlebihan. Masyarakat butuh hiburan,” kata Dokter Tirta dalam rilis dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Dokter Tirta Buka Suara soal Penundaan Liga 1 & Liga 2 (198924)
searchPerbesar
Pemain Tira-Persikabo menjalani laga Liga 1 lawan Persita. Foto: Dok. Media Tira-Persikabo
"Dan, hiburan itu bisa menjadi imun agar tubuh sehat. Siaran pertandingan sepak bola itu adalah hiburan," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Sosok yang juga dikenal sebagai pengusaha itu juga memahami soal adanya ketakutan akan memunculkan klaster baru dari sepak bola jika kompetisi tetap bergulir. Ia mengingatkan, pada perhelatan Piala Menpora 2021 lalu telah diterapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, ketakutan itu pun tak terjadi.
“Memang ada sedikit masalah soal disiplin suporter usai perhelatan final Piala Menpora 2021 lalu. Tinggal fokusnya saat ini bagaimana PSSI dan LIB (PT Liga Indonesia Baru) bisa memastikan kepada publik bahwa suporter atau penonton tidak datang ke stadion atau berkerumun," tambah Dokter Tirta.
"Harus ada aturan tegas. Jika tetap ada suporter yang datang, klub akan mendapatkan hukuman berat," pungkasnya.
Dokter Tirta Buka Suara soal Penundaan Liga 1 & Liga 2 (198925)
searchPerbesar
Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita. Foto: Dok. LIB
Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur Utama PT LIB mendukung penuh apa yang diutarakan Dokter Tirta. Ia mengamini bahwa sepak bola adalah hiburan dan berharap angka kasus COVID-19 segera turun.
ADVERTISEMENT
“Kami sepakat, menonton sepak bola adalah imun. Sambil berharap angka pandemi COVID-19 turun, mari semuanya berkomitmen dengan rencana bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Tidak datang ke stadion, cukup dukung dari rumah dan tidak berkerumun,” sebut Akhmad Hadian Lukita.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020