kumparan
11 September 2019 17:39

Efisiensi Kingsley Coman Puaskan Didier Deschamps

Kingsley Coman merayakan gol ke gawang Albania. Foto: AFP/Geoffroy van der Hasselt
Keberhasilan Kingsley Coman mencetak tiga gol dari dua pertandingan terakhir bersama Timnas Prancis menuai pujian dari pelatih Didier Deschamps. Menurut Deschamps, Coman kini sudah lebih efisien dalam bermain.
ADVERTISEMENT
Total, ada tujuh gol yang dicetak Prancis dalam pertandingan menghadapi Albania dan Andorra. Coman sendiri mencetak dua gol ke gawang Albania dan satu gol ke gawang Andorra.
Bagi Coman, gol-gol ini adalah pelepas dahaga. Sebelum ini, terakhir kali pemain Bayern Muenchen itu bikin gol untuk Les Bleus adalah pada Maret 2016 dalam uji tanding menghadapi Rusia.
Kingsley Coman merayakan gol ke gawang Andorra bersama rekan-rekannya di Timnas Prancis. Foto: Reuters/Benoit Tissier
Berakhirnya puasa gol Coman itu pun disambut Deschamps dengan gembira. "Sudah kubilang , 'kan, kalau dia lebih efisien dibanding musim lalu?" kata pria 50 tahun tersebut seusai pertandingan.
"Menggiring bola, menciptakan bahaya, dia tahu caranya melakukan itu. Melihat dia bermain sebagus ini adalah hal bagus untukku."
"Dalam sebulan mendatang aku bakal harus membuat keputusan lagi tetapi untuk saat ini aku merasa gembira. Dia butuh gol-gol itu. Apa yang dia tampilkan dalam dua laga terakhir sama bagusnya dengan penampilannya di klub," lanjut Deschamps.
ADVERTISEMENT
Bicara soal penampilan Coman di klub, sejauh ini dia sudah mencetak 2 gol dan 1 assist dari empat pertandingan untuk Bayern Muenchen. Secara umum, statistik ofensifnya juga bagus dengan torehan 0,7 tembakan, 2,3 umpan kunci, dan 1 dribel sukses per laga Bundesliga.
Didier Deschamps mendampingi Prancis dalam laga kontra Andorra. Foto: Reuters/Benoit Tissier
Keberhasilan menularkan performa apik di level klub ke tim nasional itu membuat Coman merasa puas. Katanya, "Ini pekan yang bagus. Segalanya berjalan lancar baik secara personal maupun kolektif."
"Ketika tubuhku mengizinkan, mudah saja untuk bermain di level tertinggi, dan aku bakal terus bekerja keras. Kualitas dribelku, aku berhasil membawanya ke sini. Begitu pun dengan penyelesaian akhir. Selalu menyenangkan memiliki hal tersebut, khususnya ketika bermain untuk Prancis."
ADVERTISEMENT
"Aku sangat senang karena saat ini punya lebih banyak waktu untuk bermain. Aku mencoba membayar kepercayaan yang diberikan pelatih. Namun, aku tak mau berpuas diri karena musim masih panjang. Aku tak boleh senang hanya dengan satu atau dua penampilan bagus," tutup Coman.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan