Gareth Southgate soal Pilihan Penendang Penalti Inggris: Itu Hasil Latihan, Kok

12 Juli 2021 7:23
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gareth Southgate soal Pilihan Penendang Penalti Inggris: Itu Hasil Latihan, Kok (78493)
zoom-in-whitePerbesar
Ekspresi pelatih Inggris Gareth Southgate saat melawan Jerman pada pertandingan babak 16 besar Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Catherine Ivill/Reuters
ADVERTISEMENT
Gareth Southgate membela Bukayo Saka yang gagal melakukan penalti di final Euro 2020. Ia menyebut bahwa pilihan penendang penalti The Three Lions merupakan hasil latihan.
ADVERTISEMENT
Italia berhasil menjadi juara Euro 2020. Melawan Inggris di Wembley Stadium, Senin (12/7) dini hari WIB, Gli Azzuri menang melalui babak adu penalti dengan skor 3-2.
Di waktu normal, Inggris unggul cepat di menit kedua melalui Luke Shaw. Italia baru bisa membalas di menit ke-67 via Leonardo Bonucci.
Pada babak adu penalti, tiga penendang Inggris yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal. Sementara, Italia cuma Belotti dan Jorginho yang gagal.
Gareth Southgate soal Pilihan Penendang Penalti Inggris: Itu Hasil Latihan, Kok (78494)
zoom-in-whitePerbesar
Jadon Sancho pada laga final Euro 2020. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS
Meski ada tiga punggawa Inggris yang gagal menunaikan tugasnya sebagai eksekutor, Saka jadi sasaran orang-orang atas kegagalan Inggris di Euro 2020.
Southgate merasa pemain Arsenal tersebut tidak pantas untuk disalahkan. Sang pelatih justru bertanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut karena dirinya yang menentukan algojo penalti Inggris, berdasarkan dalam latihan.
ADVERTISEMENT
"Itu terserah saya, saya memutuskan pengambil penalti berdasarkan apa yang telah mereka lakukan dalam pelatihan dan tidak ada yang sendirian," ucap Southgate, dikutip dari BBC Sports.
Gareth Southgate soal Pilihan Penendang Penalti Inggris: Itu Hasil Latihan, Kok (78495)
zoom-in-whitePerbesar
Jadon Sancho dan Marcus Rashford pada laga final Euro 2020. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS
"Kami telah menang bersama sebagai sebuah tim dan kami semua bersama-sama tidak dapat memenangi pertandingan malam ini dan dalam hal penalti, itu adalah panggilan saya dan itu sepenuhnya ada di tangan saya," imbuhnya.
Meski kalah, Inggris patut berbangga. Sebab, mencapai final Euro 2020 menjadi pencapaian tertinggi The Three Lions di pentas internasional. Pasalnya, sebelumnya mereka hanya mampu menempati posisi ketiga dan semifinalis.
****
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020