kumparan
17 Sep 2018 6:05 WIB

Gattuso: Penampilan AC Milan Memalukan

Gennaro Gattuso, memberi instruksi. (Foto: AFP)
Meski Gonzalo Higuain mencetak gol perdananya dan AC Milan mampu menahan imbang Cagliari 1-1, Gennaro Gattuso tetap tidak senang. Pelatih berusia 40 tahun itu bahkan menganggap penampilan para pemain Milan, khususnya di 20 menit awal babak pertama, sangat memalukan.
ADVERTISEMENT
Milan bertandang ke Sardegna Arena untuk melakoni pekan keempat Serie A 2018/19, Senin (17/9/2018) dini hari WIB. Baru tiga menit laga berjalan, Joao Pedro bisa menaklukkan Ganluigi Donnaruma. Di menit 15, Cagliari hampir menambah keunggulan jika upaya Nicolo Barella tidak membentur mistar gawang.
Pressing yang diterapkan Cagliari memang membuat Milan menderita sepanjang 20 menit. Selain tidak bisa mengalirkan bola dengan lancar, penggawa I Rossoneri kerap melakukan eror yang berujung peluang buat lawan. Gattuso pun berujar timnya beruntung karena tidak tertinggal 0-2 saat memasuki ruang ganti.
"Memulai pertandingan di 20 menit awal dengan cara seperti tadi sangat memalukan. Jika Anda tertinggal 0-2 di laga tadi, Anda tidak bisa memperbaiki keadaan lagi," ujar Gattuso dilansir oleh Sky Sports Italia.
ADVERTISEMENT
"Kami harus bisa menuntaskan masalah ini karena penampilan kami di 20 menit awal sangat buruk. Kami bisa memberikan perlawanan di babak kedua, tapi itu tidak cukup. Cagliari pantas unggul 2-0 ketika jeda dan kami akan menghadapi pertandingan yang benar-benar berbeda."
"Saat ini, saya harus bisa meyakinkan para pemain muda di dalam skuat betapa bagusnya mereka, karena banyak dari mereka belum menunjukkan itu. Kami sadar akan sulit bermain di kandang Cagliari, tapi kami tidak bisa marah di akhir laga karena pada dasarnya kami juga ingin menang," papar sosok yang memiliki julukan 'Si Badak' itu.
Penampilan Milan di babak kedua memang membaik, terbukti dengan seringnya mereka memberi tekanan hingga akhirnya Higuain mencetak gol penyama kedudukan di menit 55. Namun, Gattuso berharap suplai bola kepada Higuain bisa lebih banyak, agar eks penyerang Napoli itu bisa mendapat peluang berlimpah.
ADVERTISEMENT
Gonzalo Higuain merayakan golnya ke gawang Cagliari. (Foto: Twiiter: AC Milan)
Jika menilik jalannya laga tadi, Higuain justru kerap turun menjemput bola ke lini tengah. Kondisi ini erat kaitannya dengan tidak maksimalnya peran Franck Kessie, Lucas Biglia, dan Bonaventura sebagai gelandang. Belum lagi, penampilan Ricardo Rodriguez dan Davide Calabria sebagai bek sayap tidak menonjol.
"Higuain banyak turun terlalu dalam dan selama 45 menit pertama saya tidak melihat satu pun pemain depan berlari dari lini tengah. Kami harus mendorong bola ke depan dan mencoba lebih banyak umpan terobosan, tidak hanya mengandalkan Biglia saja," jelas Gattuso.
Hasil imbang ini membuat I Rossoneri menduduki posisi 14 klasemen sementara dengan 4 poin. Gattuso mafhum jika timnya belum bisa disebut sebagai kesebelasan papan atas untuk saat ini. Meski begitu, ia optimistis dengan memperbaiki beberapa hal, Milan mampu bersaing.
ADVERTISEMENT
"Itu menggelikan. Kami tidak bisa memenangi laga seperti tadi. Jadi, orang-orang yang menyebut kami adalah tim terbaik kedua atau ketiga di Serie A membuat saya tertawa. Masih adalah jalan panjang di depan kami, jika kami berhasil meningkatkan beberapa aspek, maka kami bisa melangkah lebih jauh."
"Tim ini memiliki gairah, tetapi membutuhkan pukulan untuk membuatnya keluar. Kami harus bisa membaca pertandingan dengan lebih baik dan melakukan pendekatan yang benar. Selama 20 menit pertama, kami tidak melakukan yang dipersiapkan. Jika kami ingin menjadi protagonis di musim ini, kami tidak boleh melakukan kesalahan serupa," pungkas Gattuso.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan