kumparan
19 Januari 2020 20:41

Gol Injury Time Ante Rebic Menangkan Milan Atas Udinese

[PORTRAIT] Milan vs Udinese
Duel Milan versus Udinese. Foto: Marco Bertorello / AFP
Hampir saja AC Milan mendapatkan hasil imbang saat menghadapi Udinese di San Siro, Minggu (19/1/2020). Beruntung, berkat gol menit akhir Ante Rebic, I Rossoneri mengakhiri pertandingan ini dengan kemenangan tipis 3-2.
ADVERTISEMENT
Rebic mencetak 2 gol dan Theo Hernandez membikin 1 gol pada laga ini. Sementara, gol Udinese diciptakan oleh Jens Stryger Larsen dan Kevin Lasagna.
Dengan hasil ini, Milan berada di peringkat delapan klasemen sementara Serie A 2019/20 dengan raihan 28 poin. Sementara, Udinese berada di peringkat ke-13 dan tertinggal 4 poin dari Milan.
***
Seperti saat menundukkan Cagliari 2-0, Milan turun dengan formasi 4-4-2 pada pertandingan ini.
Sempat diragukan tampil karena cedera, Gianluigi Donnarumma kembali menjaga gawang I Rossoneri. Pemain yang baru datang dari Sevilla dengan status pinjaman, Simon Kjaer, ditandemkan dengan Alessio Romagnoli di posisi bek tengah.
Franck Kessie bertandem dengan Ismael Bennacer di lini tengah. Samu Castillejo dan Giacomo Bonaventura di sayap kanan dan kiri. Terakhir, Zlatan Ibrahimovic bahu-membahu bersama Rafael Leao sebagai striker ganda.
ADVERTISEMENT
Sementara, Udinese turun dengan skema 3-5-2, dengan Kevin Lasagna dan Stefano Okaka menjadi dua ujung tombak.
Sepanjang babak pertama, Milan terus menyerang. Ironisnya, malah Udinese yang berhasil mencetak gol duluan. Gol ini sendiri diciptakan Jens Stryger Larsen pada menit enam.
Prosesnya bermula dari aksi Donnarumma keluar dari kotak penalti untuk menjauhkan bola dari Lasagna. Upaya Donnarumma ini memang berhasil. Masalahnya, tak lama kemudian bola menuju ke Larsen.
Usai menerima bola, Larsen melepas tendangan lambung dari luar kotak penalti. Bola berhasil masuk ke gawang Milan yang sama sekali tak terkawal. Udinese pun unggul 1-0.
Setelahnya, Udinese memilih bertahan dan Milan kesulitan membongkarnya. Berbagai cara telah dilakukan, mulai dari mengandalkan kombinasi full-back dan pemain sayap, mencoba umpan lambung, hingga mulai rajin melepas tembakan jarak jauh.
ADVERTISEMENT
Namun, dari delapan tembakan, hanya satu yang akurat. Ada dua sebab mengapa bisa begini. Pertama, Udinese bisa dengan mulus mengubah formasi formasi menjadi 5-3-2 ketika diserang. Kedua, buruknya penyelesaian akhir kubu Milan sendiri.
Seperti yang terjadi pada menit ke-35. Kala itu, Theo Hernandez melepas umpan terobosan dari luar kotak penalti. Sayangnya, Ibrahimovic gagal mencetak gol meski sama sekali tak terkawal.
Setelah babak pertama berakhir 0-1 untuk ketertinggalan Milan, sang pelatih, Stefano Pioli, memutuskan untuk mengganti Bonaventura dengan Ante Rebic di awal babak kedua. Pergantian ini membikin serangan Milan lebih bertenaga. Gol pun tercipta di menit ke-48.
Gol ini bermula dari kegagalan Castillejo memanfaatkan peluang dalam situasi satu lawan satu. Nah, setelahnya, Udinese melancarkan serangan balik cepat. Belum sampai ke tengah lapangan, Franck Kessie sudah berhasil memutus upaya Udinese.
Milan vs Udinese
Ante Rebic (tengah) merayakan gol untuk Milan. Foto: Dok. AC Milan
Dari situ, bola bergulir cepat ke Andrea Conti. Dari tepi kanan lapangan, full-back kanan berusia 25 tahun itu pun melepas umpan ke kotak penalti. Dengan sekali sentuh di kotak penalti, Rebic berhasil mengonversikan peluang ini menjadi gol.
ADVERTISEMENT
Dengan kondisi imbang 1-1, Milan makin gencar mencari gol. Di lain sisi, Udinese juga begitu. Setelah saling serang, akhirnya Milan berhasil mencetak gol pada menit ke-71.
Prosesnya bermula dari upaya Okaka menjauhkan bola dari kotak penalti Udinese dalam skema tendangan sudut. Kemudian bola diterima Hernandez, dan eks full-back Real Madrid ini melepas tembakan berujung gol dari luar kotak penalti.
Namun, keunggulan 2-1 untuk Milan tak bertahan lama. Lima menit sebelum waktu normal usai, Larsen kembali menebar petaka di lini belakang Milan. Kali ini, pemain asal Denmark itu melancarkan umpan lambung yang berujung gol sundulan Lasagna.
Menariknya, setelahnya pun laga ini berjalan sengit. Pada akhirnya, Milan berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Udinese. Gol penentu kemenangan ini diciptakan Rebic di menit ke-90+2 usai sukses mengecoh empat pemain Udinese di kotak penalti.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan