kumparan
3 Nov 2018 21:33 WIB

Gol Rashford Ganjar United dengan Kemenangan atas Bournemouth

Callum Wilson dikawal oleh Chris Smalling dan Ander Herrera (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)
Laga Bournemouth melawan Manchester United membuktikan bahwa segala kemungkinan dapat menjadi kenyataan di atas lapangan bola. Berlaga di atas lapangan Vitality Stadium pada Sabtu (3/11/2018), Manchester United berhasil mengunci kemenangan atas Bournemouth dengan skor tipis 2-1.
ADVERTISEMENT
Bournemouth menjadi tim yang unggul lebih dulu berkat gol Callum Wilson pada menit ke-11. Namun, Anthony Martial pada menit 35 berhasil membukukan gol penyama kedudukan. Setelah gol penyama kedudukan ini, United memang tampil menyengat, tapi tak kunjung membuahkan gol. Tapi, apa pun kondisinya, laga belum benar-benar usai sampai wasit meniup peluit panjang. Lantas pada menit 90+1, Marcus Rashford berhasil melahirkan gol kemenangan untuk 'Setan Merah'.
Eddie Howe memasuki laga pekan ke-11 Premier League 2018/19 ini dengan mengusung formasi 4-4-1-1. Wilson sebagai penyerang tunggal ditopang oleh second striker, David Brooks. Sementara, di lini tengah ada Ryan Fraser, Jefferson Lerma, Lewis Cook, dan Junior Stanislas.
Di kubu tamu, Jose Mourinho mengawali laga dengan skema 4-3-3. Alexis Sanchez sebagai penyerang tengah diapit oleh Juan Mata di sisi sayap kanan dan Anthony Martial di sisi kiri. Di lini kedua, Paul Pogba, Nemanja Matic, dan Fred siap menopang.
ADVERTISEMENT
Kendati United yang menjadi lawan, bukan berarti Bournemouth memasuki laga dengan kerdil. Baru lima menit laga berjalan, Bournemouth sudah mengancam lewat serangan dari sisi sayap kanan. Adalah Fraser yang melepaskan tembakan ke arah gawang yang untungnya, berhasil diselamatkan oleh David De Gea.
Setelah serangan cepat itu, Bournemouth tetap menggempur tim tamu. Berhasil merebut kendali permainan, Bournemouth tak berhenti mengancam lini pertahanan tim tamu. Upaya ini membuahkan hasil memuaskan. Terbukti pada menit 11, Wilson sanggup mengoyak jala gawang dengan memanfaatkan assist Stanislas.
Di menit 20-an, United cukup kesulitan untuk menguasai lini tengah. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan tuan rumah mampu membuat United kehilangan bola dengan mudah. Namun, menjelang menit 30, United secara perlahan mulai merebut kendali permainan.
ADVERTISEMENT
Hingga pada akhirnya, United yang memang mengandalkan bangunan serangan dari sisi sayap kanan berhasil mencetak gol pada menit 35. Prosesnya bermula dari Ashley young yang merangsek dari area sayap kanan mengirimkan bola ke kotak penalti yang berhasil disambut oleh Sanchez yang berhasil melepaskan diri dari kawalan dua pemain Bournemouth. Lantas, gol penyama kedudukan itu lahir berkat keberhasilan Martial menyambar assist yang dilesakkan oleh Sanchez.
Secara garis besar, Bournemouth berusaha mengambil alih kendali permainan di paruh pertama. Total ada 12 upaya tembakan (berbanding 6 upaya United) yang mereka catatkan dengan 5 di antaranya mengarah ke gawang. Namun, penampilan gemilang De Gea di bawah mistar menjadi kunci mengapa rangkaian serangan itu hanya berbuah satu gol, sehingga babak pertama tuntas dengan skor imbang 1-1.
ADVERTISEMENT
Selebrasi usai Martial mencetak gol. (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)
Di babak kedua, tepatnya di menit 56, Mourinho langsung melakukan dua pergantian pemain. Marcus Rashford dan Ander Herrera masuk, masing-masing menggantikan Mata dan Fred.
Masuknya Herrera dan Rashford cukup memberikan impak bagi agresivitas United. Hingga laga berjalan hingga menit 65, keduanya berhasil melepaskan masing-masing satu tembakan ke arah gawang. Pada menit 64, sebenarnya United punya kans luar biasa untuk mencetak gol pembalik kedudukan. Prosesnya bermula dari tendangan bebas Young yang menghantam mistar gawang. Nah, situasi ini menyebabkan kemelut di depan gawang yang dikawal oleh Asmir Begovic.
Bola tadi disambar oleh Rashford, tapi berhasil diblok oleh Nathan Ake yang juga ada di dalam kotak penalti. Pogba yang berdiri sejajar dengan Rashford sebenarnya bisa saja mencetak gol kedua untuk United. Sebabnya dalam situasi ini, bola liar tadi menghantam betis Pogba yang sudah ada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper.
ADVERTISEMENT
Namun, karena tak siap, Pogba justru tidak menendang bola tadi dengan kekuatan penuh, alhasil Brooks yang tiba-tiba merangsek masuk ke depan gawang berhasil menyelamatkan Bournemouth dari kebobolan gol kedua.
Siasat Mourinho mulai menunjukkan tuahnya di babak kedua ini. United menjadi tim yang mampu menyudutkan sang tuan rumah lewat permainan ofensifnya. Sejak turun minum usai hingga menit 80, United mampu mencatatkan 11 upaya tembakan dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang. Bandingkan dengan 1 tembakan tepat sasaran yang dibukukan oleh Bournemouth.
Walau sempat tersudut, bukan berarti Bournemouth tak menebar ancaman berbahaya ke gawang United. Pada menit 81, serangan balik cepat yang digagas oleh Bournemouth bermuara pada tembakan dari sudut sempit yang dilesakkan oleh Brooks. Yang disayangkan kubu tuan rumah, tembakan ini belum mampu menghasilkan gol karena berhasil diblok dengan sempurna oleh De Gea.
ADVERTISEMENT
Empat menit tambahan berhasil memberikan ruang dan waktu yang cukup bagi United untuk menyegel kemenangan. Pada menit 90+1, Rashford sukses membuktikan bahwa pahlawan pun bisa datang dari bangku cadangan lewat gol yang ia lesakkan.
Prosesnya diawali dengan umpan silang yang dilepaskan Pogba dari area kanan pertahanan lawan. Sebenarnya, umpan tersebut berhasil diblok pemain Bournemouth sehingga menciptakan kemelut di dalam kotak penalti. Beruntung, Rashford berhasil menyambar bola muntahan tersebut dan mencetak gol kemenangan untuk United. Laga pun tuntas dengan kemenangan tipis 2-1 untuk United.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan