kumparan
18 Sep 2019 16:19 WIB

Guardiola vs Shakhtar Donetsk: 11 Pertemuan, 8 Kali Menang

Pep Guardiola mencak-mencak karena gol Manchester City kembali dianulir oleh VAR. Foto: Reuters/Carl Recine
Pep Guardiola dan Shakhtar Donetsk kerap kali berjumpa di kompetisi Eropa. Hingga sekarang, sudah 11 kali pelatih berkebangsaan Spanyol itu bertarung menghadapi Shakhtar di Liga Champions maupun Piala Super Eropa.
ADVERTISEMENT
Kamis (19/9/2019) dini hari WIB, Guardiola dan Shakhtar kembali berjumpa. Bersama Manchester City, Guardiola akan melakoni laga ke-12 versus wakil Ukraina itu dalam matchday pertama Liga Champions musim 2019/20.
Uniknya, jumlah pertemuan Guardiola dengan Shakhtar lebih banyak dibanding setengah pelatih-pelatih yang ada di Ukraina Premier League. Sebab, hampir setiap musim pelatih berkepala plontos itu bertarung dengan Shakhtar.
"Faktanya, saya sudah membeli apartemen di sini. Saya sudah sering kali bermain menghadapi Shakhtar dengan Barcelona, Bayern, dan City. Saya datang ke sini hampir setiap musim," ujar Guardiola, dilansir situs resmi Shakhtar.
Andriy Pyatov di laga Shakhtar Donetsk vs Manchester City. Foto: REUTERS/Darren Staples
Catatan Guardiola saat berjumpa Shakhtar cukup istimewa. Delapan kali sudah Guardiola membawa timnya menang, sisanya satu laga berakhir imbang dan dua berujung kekalahan. Tak cuma menang, pasukan Guardiola juga cukup produktif dengan kemasan 30 gol dan baru kebobolan tujuh kali.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, kemenangan-kemenangan yang didapat Guardiola tak berjalan dengan mudah. Di laga pertama saat masih menukangi Barcelona misalnya, butuh gol di menit-menit akhir untuk bisa meraih kemenangan.
"Saya ingat pertandingan pertama saya di sini sangatlah sulit. Sejauh yang saya ingat kami memastikan kemenangan di menit akhir. Saya ingat pemain-pemain hebat yang dimiliki oleh Shakhtar seperti Darijo Srna dan Willian Borges," kenang Guardiola.
Tentu, Shakhtar yang sekarang berbeda dengan yang pernah dihadapi oleh Guardiola sebelumnya. Apalagi, lini serang Shakhtar tengah moncer pada kompetisi lokal. Anak-anak asuh Luis Castro itu sukses mengemas 23 gol dari 7 pertandingan.
"Saat ini, Shakhtar bermain dengan umpan-umpan pendek. Mereka juga memiliki pemain-pemain cepat seperti Taison dan Matos untuk melancarkan serangan balik. Itu yang selalu menyulitkan buat tim lawan," ucap Guardiola.
ADVERTISEMENT
Sial bagi Guardiola, skuatnya saat ini tak komplet. Cederanya Aymeric Laporte dan John Stones membuat krisis melanda di lini belakang City. Guardiola pun mengindikasikan akan memainkan Fernandinho sebagai bek tengah untuk menemani Nicolas Otamendi.
"Masalah lini belakang merupakan tantangan untuk saya dan keseluruhan tim. Stones dan Laporte cedera. Tapi, kami masih memiliki Otamendi dan pemain-pemain bagus lainnya seperti Fernandinho yang bisa membantu lini belakang kami," kata Guardiola.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan