kumparan
11 Oktober 2019 14:36

Hazard Kecewa Belgia Gagal Cetak 10 Gol ke Gawang San Marino

Kapten Timnas Belgia, Eden Hazard. Foto: REUTERS/Francois Lenoir
Kapten Timnas Belgia, Eden Hazard, mengaku sedikit kecewa timnya tak mampu mencetak 10 gol kala berhadapan dengan San Marino di laga Grup I Kualifikasi Piala Eropa 2020, Jumat (11/10/2019) dini hari WIB. Menariknya, Belgia sudah memasukkan sembilan gol ke gawang San Marino di laga tersebut.
ADVERTISEMENT
Ya, Belgia berhasil menang atas San Marino dengan skor 9-0. Terlepas dari jumlah gol yang berjibun, kemenangan ini begitu berarti buat Belgia. Pasalnya, tiga poin yang The Red Devils dapatkan berhasil membawa mereka melaju ke putaran final Piala Eropa 2020. Dari situ, Belgia menjadi tim pertama yang lolos ke Piala Eropa 2020.
Sebagai kapten, Hazard mengaku bangga dengan pencapaian timnya. Namun, ia tetap sedikit tak puas dengan kegagalan Belgia menggenapkan jumlah gol mereka ke gawang San Marino.
“Saya senang. Kami berhasil lolos, ada banyak gol, dan para suporter bahagia. Namun, ada sedikit kekecewaan karena kami gagal mencetak 10 gol,” kata Hazard setelah laga melawan San Marino, dikutip dari situsweb resmi UEFA.
ADVERTISEMENT
Keluhan Hazard ini mungkin terasa berlebihan, mengingat gol yang diciptakan Belgia sudah begitu banyak. Namun, berkaca pada peluang yang didapatkan Belgia, kekecewaan Hazard menjadi sedikit masuk akal.
Di laga tersebut, Belgia mencatatkan persentase penguasaan bola sampai 81%. Dari situ, mereka berhasil melepaskan 43 tembakan. Namun, hanya 17 yang berhasil mengarah ke gawang.
Selain itu, satu gol lagi bisa membawa Hazard dkk. menciptakan sejarah. Belgia memang sudah pernah mencetak 10 gol dalam satu pertandingan. Kebetulan, momen itu juga terjadi saat mereka berhadapan dengan San Marino, pada 2001 silam.
Namun, marjin terbesar kemenangan mereka sepanjang sejarah tetaplah sembilan gol. Pasalnya, di laga tahun 2001 itu, San Marino berhasil menciptakan satu gol. Belgia sebelumnya sudah dua kali menang dengan skor 9-0, yaitu di laga melawan Zambia pada 1994 dan Gibraltar pada 2017.
ADVERTISEMENT
Untuk mengobati kekecewaannya ini, Hazard rupanya sudah memiliki target lain. Ia ingin Belgia mengakhiri fase kualifikasi ini dengan sempurna.
Eden Hazard dan Thorgan Hazard, dua bersaudara di Timnas Belgia. Foto: REUTERS/Yiannis Kourtoglou
Pertandingan melawan San Marino ini menjadi laga ketujuh Belgia di Grup I kualifikasi Piala Eropa 2020. Dengan luar biasa, Belgia berhasil mencatatkan rekor 100% menang dalam tujuh laga itu. Semakin impresif mengingat mereka mampu mencetak 28 gol dan hanya kebobolan sekali dari tujuh laga itu.
Nah, di tiga laga terakhir, Belgia akan berhadapan dengan Kazakhstan (13/10), Rusia (17/11), dan Siprus (20/11). Tentu saja, keinginan Hazard lebih dari mungkin untuk tercapai.
“Sekarang, kami mesti mendapatkan 30 poin yang tersedia di grup ini,” pungkas Hazard.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan