kumparan
25 Juli 2019 20:22

Ismed Siapkan Mental untuk Hadapi Tekanan Suporter Lawan

Pemain Persija, Ismed Sofyan
Pemain Persija, Ismed Sofyan Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Persija tinggal membutuhkan hasil imbang untuk menjuarai Piala Indonesia. Kemenangan 1-0 menghadapi PSM Makassar pada leg pertama menjadi modal yang baik sebelum tampil pada leg kedua, Minggu (28/7/2019).
ADVERTISEMENT
Namun, langkah Persija untuk menang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, tidaklah mudah. Sebab, PSM belum terkalahkan dalam 23 pertandingan terakhirnya di stadion tersebut pada semua kompetisi.
Terakhir kali PSM menderita kekalahan di kandang adalah pada 6 April 2018 atau tepatnya pada pekan ketiga Liga 1 2018. Kala itu, Persela berhasil mencuri tiga poin usai menang dengan skor 3-2.
Oleh karena itu, Kapten Persija, Ismed Sofyan, meminta timnya tak jemawa di pertandingan final nanti. Bagi pemain yang menggunakan nomor punggung 14 itu, laga di markas PSM akan lebih berat.
“Kami masih butuh perjuangan di leg kedua menghadapi PSM Makassar di sana yang saya pikir tidak gampang, kami harus betul-betul mempersiapkan mental, baik mental bertanding maupun pressure dari suporter di sana,” ujar Ismed.
ADVERTISEMENT
Persija memiliki kenangan manis kala bertanding di markas PSM. Musim lalu, Persija bisa menahan imbang 'Pasukan Ramang' di kompetisi Liga 1. Skor 2-2 menjadi hasil akhir pertemuan kedua tim tahun lalu.
Persija Jakarta, Becamex Binh Duong, Piala AFC 2019
Pemain Persija Jakarta Ismed Sofyan (kiri) melepaskan tendangan pada laga pertama Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Saya pikir, bukan kami saja yang mengalami hal tersebut. Tim lain juga merasakan hal tersebut ketika bermain di Makassar. Tapi, kami pernah bermain imbang 2-2, saya berharap semua pemain bisa mempersiapkan mental setidaknya seperti itu," tutur Ismed.
Persija tentu berambisi meraih kemenangan. Mengawinkan gelar Liga dan Piala Indonesia menjadi motivasi bagi pasukan 'Macan Kemayoran'. Ismed pun berharap rekan-rekannya tampil mengesankan di leg kedua nanti.
“Saya katakan tadi perjuangan belum selesai masih ada leg kedua, jadi kami belum bisa mengatakan kalau kami belum bisa merasakan karena hasil belum kami dapatkan dan sekarang fokus konsentrasi pada leg kedua nanti apapun hasilnya harus kami terima apakah kami juara atau tidak,” tutup Ismed.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan