kumparan
8 Juli 2019 15:11

Jakmania: Bukan Tak Terima Viking ke Jakarta, tapi Jalan Masih Panjang

Kolase Jakmania dan Bobotoh
Kolase Jakmania dan Bobotoh Foto: Fanny Kusumawadhani/kumparan & VikingPersib.com
Pada tengah pekan ini, hajatan Liga 1 2019 dipastikan menyita perhatian menyusul big match Persija Jakarta vs Persib Bandung. Terasa lebih spesial karena laga pekan kedelapan ini akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (8/7/2019) mendatang.
ADVERTISEMENT
Berlaga di SUGBK merupakan keuntungan tersendiri bagi The Jakmania--sebutan pendukung Persija. Sebab, untuk kali pertama sejak 2014 silam, mereka akhirnya bisa menyaksikan Ismed Sofyan dan kolega berlaga di Jakarta.
Sekretaris Umum The Jakmania, Diky Soemarno, memperkirakan sekira 69 ribu Jakmania akan memenuhi stadion. Artinya, hampir 90 persen kursi di stadion berkapasitas 77.500 kursi tempat duduk tersebut akan terisi penuh.
Pawai Jakmania, Melewati Sarinah, Persija, Jakmania
Ketua pendukung Persija, Ferry Indra Syarif ikut serta dalam pawai di Sarinah. Foto: Helmi Afandi/kumparan
Kendati demikian, merujuk regulasi yang sudah ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator, pihak panitia pelaksana pertandingan (Panpel) Persija mesti menyisakan 5 persen kursi untuk pendukung tim tamu meski bisa disesuaikan dengan mempertimbangkan faktor keamanan.
Namun, regulasi itu tampaknya mentah di tangan kepolisian. Pasalnya, mereka menyatakan melarang Bobotoh atau Viking ke Jakarta.
ADVERTISEMENT
"Kalau sesuai kesepakatan dengan kepolisian, Bobotoh memang tidak diperkenankan hadir," ujar Diky ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (8/7).
Hadirnya Diky di Polda Metro Jaya guna memenuhi undangan Kepala Bagian Operasional Polda Metro Jaya, Slamet Hadi Supraptoyo. Di situ, Diky bersama manajemen Persija dan pengelola SUGBK serta pihak kepolisian membahas soal pengamanan laga Persija vs Persib.
FOTO LIPSUS, SUPORTER, Bobotoh di laga Persija vs Persib
Bobotoh di laga Persija vs Persib Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
"Tapi, di situasi ini bukan kami tidak menerima (kedatangan Bobotoh ke Jakarta), tetapi perjalanan ini masih panjang, dan masih ada proses yang mesti kami lalui bersama," kata Diky.
Makna 'perjalanan masih panjang' yang disampaikan oleh Diky adalah merujuk kepada jalan damai antara Jakmania dengan Bobotoh atau Viking. Karena, bukan rahasia lagi bila kedua belah suporter memiliki hubungan tak harmonis.
ADVERTISEMENT
"Jadi disarankan oleh PT LIB dan pihak kepolisian agar suporter (Persib) Bandung tidak ke Jakarta, menonton di TV sajalah begitu," ucap Diky.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan