kumparan
1 Maret 2019 22:08

Joko Driyono Gagal Masuk Daftar Kandidat Anggota Exco AFC

Joko Driyono, Wakil Ketua Umum PSSI. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Pupuslah harapan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk mengirimkan delegasi ke jajaran anggota Komite Eksekutif (Exco) Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk periode 2019-2023.
ADVERTISEMENT
Asa sempat lahir selepas kehadiran Joko Driyono di daftar bakal calon yang dirilis AFC pada 8 Desember 2018. Sosok yang kini menjabat sebagai Plt. Ketua Umum PSSI itu bersaing dengan enam nama lainnya di zona Asia Tenggara (ASEAN).
Nama-nama tersebut di antaranya Dato' Haji Hamidin bin Haji Mohd Amin (Malaysia), Lee Boon Aun Winston (Singapura), Chris Nikou (Australia), Somyot Poompanmoung (Thailand), dan Dr. Tran Quoc Tuan (Vietnam).
AFC memang memetakan persaingan bakal calon berdasarkan zona. Selain ASEAN, ada Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Timur. Para bersaing demi maju ke Kongres AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, 6 April 2019. Kongres AFC nantinya bakal menetapkan sembilan nama anggota Exco, selain memilih presiden dan wakil presiden.
ADVERTISEMENT
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono bergegas usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Teraktual atau pada Jumat (1/3), AFC mengumumkan hasil penyortiran bakal calon. Tak ada nama Joko di sana. Dia tersingkir bersama Somyot Poompanmoung. Sementara, empat nama lain berhak maju ke Kongres AFC.
Tak disebutkan apa alasan pencoretan Joko. Hanya dijelaskan bahwa para bakal calon sempat diverifikasi oleh Komite Pemilihan AFC serta Komite Peninjauan FIFA.
Joko sendiri memang tak memungkinkan untuk maju ke Kongres AFC menimbang situasi terkini. Pasalnya, dia tengah menjalani rangkaian pemeriksaan sebagai tersangka pengerusakan barang bukti pengaturan skor. Dampaknya, pria asal Ngawi ini juga dicekal ke luar negeri.
Selepas penetapan Joko sebagai tersangka, Exco PSSI telah memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa. Nantinya, federasi bakal memilih ketua umum baru.
ADVERTISEMENT
Joko Driyono dan sederet kontroversinya. Foto: Putri Sarah Arifira/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan