Bola & Sports
·
18 Oktober 2020 20:06

Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19 (77818)
Pemain Indonesia Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri saat melawan Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia U-19 Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Amiruddin Bagus Kahfi sudah memberikan sinyal buat merumput. Setelah bergelut dengan cedera lutut yang menggerogotinya sejak Maret 2020, pemain Timnas U-19 Indonesia itu siap merumput.
ADVERTISEMENT
Dukungan buat Bagus merumput ramai jadi perbincangan. Pemain asal klub Barito Putera itu didorong untuk bisa segera bergabung dengan Garuda Muda yang tengah menjalani pemusatan latihan di Kroasia.
Perbincangan dengan nada positif itu datang dari media sosial. Saat Bagus mengunggah kabar sembuh dari cedera pergeseran ligamen di bagian kiri, begitu besar antusias publik untuk bisa melihatnya segera bermain.
Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19 (77819)
Pemain Timnas U-19 Indonesia Bagus Kahfi melepaskan tendangan ke gawang Timnas U-19 Hong Kong di Stadion Madya GBK, Jakarta, Jumat (8/11). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Tak salah, memang. Sebab, yang dibutuhkan Timnas U-19 saat ini adalah sosok goal getter. Sosok yang buas dan punya naluri pembunuh saat di depan gawang.
Apa boleh bikin. Dua pemain depan yang notabene penyerang murni yakni Saddam Gaffar dan Irfan Jauhari belum bertaji.
Dari 10 laga yang sudah dilalui, catatan penyerang asuhan Shin Tae-yong belum memuaskan. Dua pemain tersebut justru kalah dari Witan Sulaeman yang beroperasi di sektor gelandang.
Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19 (77820)
Gol pertama Bagus Kahfi. Foto: Antara/Zabur Karuru
Omong-omong soal pencapaian Bagus mencetak gol, saat membela Timnas U-16 di Piala AFF U-17, tiga tahun silam, dia sukses mencetak 12 gol di ajang tersebut. Kiprahnya kian bersinar saat naik kelas ke Timnas U-19 dengan masih jadi andalan di pos penyerangan.
ADVERTISEMENT
Tapi, tahukah Anda, atau begini, mungkin puja-puji soal come back Bagus sempat berkebalikan dengan apa yang terjadi di Piala Asia U-16 dua tahun lalu. Ya, masih ingatkah Anda saat bagus dinilai 'egois' karena ingin mencetak gol? Di mana dia dihujat warganet karena kemarukannya?
Kalau Anda lupa, mari kami putar sedikit ke Piala Asia U-16. Saat menjalani babak grup, saat jumpa Vietnam dan Iran, Bagus gagal bersinar lantaran mencetak gol. Pada dua laga tersebut, Bagus tak dinaya memang tampil egois karena sekuat tenaga untuk mencetak gol kendati posisinya sulit.
Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19 (77821)
Penyerang Garuda Select, Bagus Kahfi, saat mengalami cedera kontra Reading U-18. Foto: Dok. Garuda Select
Cibiran itu sempat membikin performa Bagus menurun. Pelatihnya saat itu, Fakhri Husaini, tak ambil pusing soal cibiran warganet. Dia dengan gamblang bilang: Ngapain kamu pikirin komen netizen, Gus. Yang perlu kamu dengerin saya, pelatih kamu,'' kata Fakhri.
ADVERTISEMENT
Piala Asia U-16 berlalu. Komen-komen negatif dari warganet juga setali tiga uang.
Aksi 'maruk' Bagus nyatanya berbuah hasil. Sosok pemain kelahiran Magelang ini nyatanya dipanggil untuk memperkuat Garuda Select (program pembinaan pemain muda yang digagas PSSI) ke Inggris.
Tiba di Inggris, taji Bagus diuji. Mula-mula menjajal atmosfer sepak bola Inggris, Bagus yang diplot sebagai penyerang hanya mampu mencetak enam gol.
Karier Bagus Kahfi: Sempat Dihujat Egois, tapi Dinanti Bela Timnas U-19 (77822)
Selebrasi pemain timnas Indonesia U-19 Bagus Kahfi usai mencetak gol ke gawang timnas China U-19 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Namun demikian, aksi Bagus tak menyurutkan perhatian Denise Wise selaku pelatih kepala untuk merekrutnya kembali. Alhasil, Garuda Select Jilid II, Bagus kembali dipanggil.
Panggilan kedua, kesempatan kedua, membikin Bagus getol membuktikan diri. Tak ingin mengecewakan kepercayaan sang juru latih, Bagus mencetak 16 gol selama bermain untuk Garuda Select sebelum akhirnya menepi karena cedera.
ADVERTISEMENT
So, sudah sembuh dari cedera, Bagus mungkin jadi jawaban soal minimnya kontribusi pemain depan Timnas U-19 untuk mencetak gol. Satu yang dinanti adalah aksi Bagus saat kembali merumput dan sesudahnya menyaksikan gol-gol tercipta dari kaki dan kepalanya.
---