kumparan
search-gray
Bola & Sports25 November 2018 14:03

Kokohnya Organisasi Pertahanan Liverpool Senangkan Klopp

Konten Redaksi kumparan
Watford vs Liverpool
Liverpool menang besar di kandang Watford. (Foto: Reuters/Carl Recine)
Liverpool masih melangkah di Premier League 2018/19 tanpa kekalahan. Sepuluh dari 13 laga berakhir dengan kemenangan, dan sisanya tuntas dengan hasil imbang. Tiga puluh tiga poin yang dikumpulkan oleh Liverpool mengantarkan mereka di posisi kedua klasemen sementara, berjarak dua poin dari si pemuncak, Manchester City.
ADVERTISEMENT
Teraktual, Liverpool berpesta gol ke gawang Watford. Bertandang ke Vicarage Road, Liverpool menuai kemenangan 3-0. Mohamed Salah, Trent-Alexander Arnold, dan Roberto Firmino masing-masing menyumbangkan satu gol untuk raihan poin penuh The Reds.
Yang menyenangkan bagi penghuni Anfield bukan cuma jumlah kemenangannya, tapi selisih gol. Dalam 13 pertandingan, mereka baru kebobolan lima kali, berbanding dengan 26 torehan gol. Ini menjadi pertama kalinya Liverpool menuntaskan 13 laga Premier League hanya dengan menenteng catatan lima kali kebobolan.
Juergen Klopp pantas untuk menjadi manajer Premier League paling berbahagia, selain Josep Guardiola tentunya. Timnya melesat, menjadi satu dari dua yang belum terkalahkan. Tadinya, ada tiga tim yang memegang rekor harum semerbak ini. Hanya, tren tanpa kekalahan Chelsea putus karena mereka menelan kekalahan 1-3 di Derbi London, melawan Tottenham Hotspur.
ADVERTISEMENT
"Pencapaian ini terasa menyenangkan. Tiga puluh tiga poin adalah hal brilian. Luar biasa. Selisih gol kami juga sangat baik. Di klub sebesar ini, dengan cerita sejarah yang tetap diperdengarkan, para pemain bisa mempertahankan rekor yang mengesankan. Tentu saja semuanya terasa menyenangkan," jelas Klopp, dilansir ESPNFC.
"Kami semua tahu bahwa musim belum berakhir dan rekor itu belum memberikan apa pun bagi tim. Tapi, jika di masa depan nanti ada yang ingin mematahkan rekor ini, maka ia harus mengalahkan tim ini. Kami akan menjaga rekor ini baik-baik. Untuk sekarang, tentu saja semuanya terasa menyenangkan," ucap mantan manajer Borussia Dortmund ini.
Minimnya jumlah kebobolan itu seperti menjungkirbalikkan kritik yang kerap diterima Klopp. Gegenpressing yang diusungnya dulu dipandang sebagai sistem permainan yang memberikan efek bumerang pada kualitas pertahanan sendiri. Beringas dalam menyerang, tapi keropos dalam pertahanan.
ADVERTISEMENT
Gegenpressing menuntut organisasi pertahanan. Para pemain Klopp harus bertahan sebagai sebuah kesatuan. Ketika seorang pemain menekan lawan yang memiliki bola atau menutup jalan umpannya, para pemain lain mengawasi lawan mereka masing-masing dan bersiap untuk segala kemungkinan, termasuk memotong umpan yang masuk ke area mereka.
Artinya, Liverpool harus bertahan sambil menekan dalam satu kesatuan. Inilah yang membikin pertahanan yang digagas Klopp cenderung tidak mudah untuk dikuasai. Kesalahan sedikit dalam sistem permainan yang demikian sama dengan kemudahan bagi tim lawan.
Kemungkinan besar, Liverpool atau tim mana pun yang menggunakan sistem pertahanan ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap taktik baru. Jika di awal-awal musim ini Liverpool menjadi salah satu tim yang paling solid dalam pertahanan dan paling subur dalam serangan, maka barangkali salah satu penyebabnya, pemain-pemain Liverpool sudah memahami bagaimana menerapkan taktik ini sebagai satu kesatuan. Termasuk, di pertandingan melawan Watford ini.
ADVERTISEMENT
Juergen Klopp
Juergen Klopp and the joy of being a manager. (Foto: Reuters/Carl Recine)
Walau tampil menekan di babak kedua, Liverpool tidak kehilangan organisasi pertahanannya. Bila menilik tayangan ulang, saat para pemain Watford menguasai bola bahkan sejak di area pertahanan sendiri, Liverpool langsung menggagas tekanan agresif. Jika bola masih ada di wilayah pertahanan Watford, tekanan diberikan dengan cara menempatkan dua atau tiga pemain depan sejajar, dengan jarak antar pemain depan yang tidak terlalu jauh.
Dengan hasil ini, produktivitas tetap terjamin, pertahanan tetap terjaga. Gol demi gol bisa dicetak, gawang tetap aman dari kebobolan. Kokohnya pertahanan ini juga tercermin dari koleksi 8 catatan nirbobol dalam 13 pertandingan Premier League 2018/19. Delapan nirbobol ini membuat Liverpool sebagai tim yang paling sering membukukan clean sheet di Premier League--dengan jumlah yang sama dengan City.
ADVERTISEMENT
"Walaupun kami sudah unggul 2-0 (saat gol Alexander Arnold -red), kami tetap memegang teguh keinginan untuk menang dan menjaga catatan nirbobol. Saya pikir, mereka (Liverpool) layak mendapatkan kemenangan dan rekor macam ini. Mereka benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat. Pertandingan ini menjadi salah satu favorit saya," jelas Klopp.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white