Kylian Mbappe Sebut Taktik Pochettino di PSG Monoton & Tidak Menakutkan

26 Juni 2022 17:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pemain Paris St Germain Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol kedua ke gawang AS Saint-Etienne di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (26/2/2022). Foto: Christian Hartmann/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Paris St Germain Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol kedua ke gawang AS Saint-Etienne di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (26/2/2022). Foto: Christian Hartmann/REUTERS
ADVERTISEMENT
Kylian Mbappe baru-baru ini membuat pernyataan menohok. Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu mengatakan taktik sang pelatih, Mauricio Pochettino, cenderung monoton dan tidak menakutkan.
ADVERTISEMENT
Akibatnya, penampilan PSG selama dua tahun terakhir tidak terlalu garang. Imbasnya, setiap lawan yang bertemu PSG di ajang apa pun tak merasa takut seperti sebelumnya.
"Musim lalu, penampilan kami [PSG] tidak menakutkan. Kami ingin kembali menjadi tim yang mengintimidasi, terutama di Prancis. Pasalnya, kami telah kehilangan citra tersebut semenjak kedatangan Pochettino," kata Mbappe kepada BMFTV dikutip dari Daily Star.
Paris St Germain Kylian Mbappe mencetak gol kedua saat hadapi Metz di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (21/5/2022). Foto: Christian Hartmann/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Paris St Germain Kylian Mbappe mencetak gol kedua saat hadapi Metz di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (21/5/2022). Foto: Christian Hartmann/REUTERS
Mbappe menambahkan, bila PSG terus-menerus seperti ini, bisa-bisa klub yang bermarkas di Parc des Princes itu bakal makin terpuruk. Sehingga, impian seluruh penggawa PSG untuk menjuarai Liga Champions semakin sulit untuk digapai.
Jadi, satu-satunya jalan untuk mengembalikan eksistensi PSG adalah kembali menerapkan strategi yang menekan. Bila Pochettino tak sanggup, Mbappe meminta kepada manajemen PSG agar mencari pelatih anyar yang bisa menyanggupi hal tersebut.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Tentu saja, muara dari permainan atraktif adalah Liga Champions. Ini merupakan tujuan kami, tujuan PSG dan itulah yang kami inginkan," lanjutnya.
Mauricio Pochettino usai membawa Tottenham mengalahkan Crvena Zvezda. Foto: Reuters/Marko Djurica
zoom-in-whitePerbesar
Mauricio Pochettino usai membawa Tottenham mengalahkan Crvena Zvezda. Foto: Reuters/Marko Djurica
Di lain sisi, Pochettino memang santer dikabarkan bakal hengkang dari Kota Paris. Presiden PSG, Nassel Al-Khelaifi, bahkan telah menjadi sosok anyar sebagai pengganti juru taktik asal Argentina tersebut.
Diwartakan Daily Mail, Al-Khelaifi diketahui telah memulai pembicaraan dengan pelatih OGC Nice, Christophe Galtier. Pelatih berusia 55 tahun itu diproyeksikan sebagai pelatih anyar PSG lantaran pencapaian apiknya bersama OGC Nice musim lalu.
Dengan skuad yang tak terlalu mewah, Galtier mampu membawa OGC Nice bertengger di lima besar Ligue 1 2021/22. Lebih hebatnya lagi, Galtier sukses mencuri satu kemenangan dan memaksa PSG berbagi angka kala bersua di tiga laga musim lalu.
ADVERTISEMENT
"PSG berharap bisa mengumumkan penunjukan Galtier dalam waktu dekat. Kedua klub juga hampir menemui kata sepakat dengan biaya transfer sebesar 8,6 juta poundsterling (Rp 156 miliar)," tulis laporan L'Equipe, dikutip dari Daily Mail.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020