kumparan
18 September 2019 16:11

Laga PSIS Lawan Persebaya Digelar Tanpa Penonton

Sejumlah suporter klub PSIS Semarang, Panser Biru melakukan gerakan koreografi dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia antara PSIS melawan Persebaya Surabaya di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (22/7) Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Laga yang mempertemukan PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya akan berlangsung tanpa sorakan suporter. Apa pasal?
ADVERTISEMENT
Mengacu kepada hasil pertemuan antara pihak kepolisian Magelang dan panitia pelaksana pertandingan (panpel) PSIS, disepakati bahwa laga antara PSIS dan Persebaya ini akan digelar tanpa penonton.
Mengutip situsweb resmi klub, awalnya pihak kepolisian Magelang keberatan jika pertandingan dilaksanakan pada Jumat (20/9/2019). Ada beberapa alasan yang membuat mereka mengambil keputusan demikian.
Salah satu aspek yang mereka timbang adalah soal kapasitas Stadion Moch. Soebroto, Magelang. Kepolisian menilai infrastruktur stadion tidak memadai untuk laga sekelas big match.
Loading Instagram...
“Kami memahami kekecewaan suporter kedua klub. Kami sudah mengusahakan berbagai cara untuk hak tersebut. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan rekomendasi. Mari, kita hormati bersama keputusan tersebut,” ujar ketua panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto.
Selain imbauan dari pihak klub, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 juga mengeluarkan imbauan tanpa penonton untuk laga PSIS lawan Persebaya tersebut. Hal itu tertuang dalam surat bernomor 331/LIB/IX/2019.
ADVERTISEMENT
"Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dan kesepatan antara klub PSIS Semarang selaku tim tuan rumah dengan pihak kepolisian setempat, bersama dengan ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan himbauan tanpa penonton pada pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara PSIS Semarang vs Persebaya pada tanggal 20 September 2019, pukul 15.30 WIB di Stadion Moch. Soebroto, Magelang," tulis pernyataan PT LIB.
Loading Instagram...
Alhasil, bagi para suporter yang ingin menyaksikan laga, mereka bisa menonton pertandingan lewat layar televisi. Panpel pun tidak mencetak tiket pertandingan tersebut, baik sebelum pertandingan ataupun pada hari H laga.
Pihak panpel pun akan bersikap tegas terhadap suporter yang memaksa hadir. Mereka akan dipulangkan jika tetap nekat datang ke stadion.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan