Bola & Sports
·
21 September 2020 17:00

Lemparan ke Dalam Pratama Arhan Berasal dari Bakat Alami

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Lemparan ke Dalam Pratama Arhan Berasal dari Bakat Alami  (95571)
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. Foto: Situs Resmi PSIS
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengomentari kemampuan lemparan ke dalam 'mematikan' ala Pratama Arhan. Menurutnya, penggawa Timnas U-19 itu diberkahi bakat yang tidak dimiliki pemain lain.
ADVERTISEMENT
Pada Minggu (20/9) malam WIB, Timnas U-19 melakoni laga uji coba melawan Qatar di Stadion Velika Gorica, Zagreb, Kroasia. Menjamu tim asal Timur Tengah, skuat 'Garuda Muda' mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 1-1.
Meski gagal meraih kemenangan, proses gol yang dilesakkan anak-anak Timnas U-19 sukses mencuri perhatian.
Di menit ke-61, Arhan mengambil lemparan ke dalam dengan cara yang tidak biasa; berlari dari sisi kiri, kemudian melempar bola sekencang-kencangnya ke dalam kotak penalti.
Bola 'umpan tangan' Arhan kemudian dilanjutkan ke gawang Qatar lewat sundulan penyerang Timnas U-19, Saddam Gaffar. Tak ayal lemparan ke dalam 'mematikan' ala Arhan mendapat apresiasi banyak pihak.
Lemparan ke Dalam Pratama Arhan Berasal dari Bakat Alami  (95572)
Pemain Timnas U-19 Indonesia, Pratama Arhan. Foto: Instagram/@pratamaarhan8
Yoyok membeberkan bahwa kemampuan Arhan dalam melakukan 'lemparan maut' tersebut merupakan bakat alami. Ia juga mengaku bahwa ada penggawa PSIS lain yang dianugerahkan bakat serupa.
ADVERTISEMENT
''Itu adalah bakat alami. Kami masih punya pemain yang memiliki bakat yang sama yaitu Frendi Syahputra. Ia merupakan pemain yang lebih senior dan memiliki bakat yang sama. Itu berasal dari kekuatan tangan,'' kata Yoyok kepada kumparan, Senin (21/9).
Pertandingan kemarin sejatinya bukan kali pertama Arhan melakukan lemparan ke dalam yang langsung menembus jantung pertahanan lawan. Dalam beberapa laga uji coba sebelumnya, bek berusia 19 tahun tersebut juga kerap memperagakan hal serupa.
Namun, di laga melawan Qatar kemarin (20/9), untuk pertama kalinya 'umpan tangan' tersebut sukses mengubah papan skor.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.