Liga 1 Belum Jelas, Madura United Revisi Kontrak Pemain

26 Oktober 2022 12:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tim Liga 1 2022/23, Madura United. Foto: Dok Madura United
zoom-in-whitePerbesar
Tim Liga 1 2022/23, Madura United. Foto: Dok Madura United
ADVERTISEMENT
Ketidakpastian lanjutan kompetisi Liga 1 2022/23 membuat klub-klub mulai mengambil sikap. Salah satunya adalah Madura United yang melakukan perubahan isi kontrak dengan berbagai pihak.
ADVERTISEMENT
Madura United melakukan pembicaraan dengan para pemain, tim pelatih, dan sponsor untuk berdiskusi terkait skema-skema yang mungkin akan terjadi ke depannya.
''Kami dalam 5 hari ini mengajak bicara pemain, pelatih, sponsor dan mendiskusikan sejumlah skenario agar mereka memiliki kepastian hukum, kepastian hak dan kewajiban,'' tulis pernyataan resmi klub, Selasa (25/10).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pihak klub juga mengatakan bahwa setiap pihak, termasuk para pemain, saling memahami situasi pelik ini. Mereka kemudian membuat kesepakatan adendum perjanjian kontrak. Adapun adendum kontrak merupakan penambahan atau perubahan kesepakatan terhadap isi kontrak awal.
''Alhamdulillah, semua pemain setuju, pelatih tak keberatan, sponsor memberikan dispensasi dan pemahaman.''
Tim Liga 1 2022/23, Madura United, sedang berselebrasi. Foto: Situs web resmi Liga Indonesia Baru
zoom-in-whitePerbesar
Tim Liga 1 2022/23, Madura United, sedang berselebrasi. Foto: Situs web resmi Liga Indonesia Baru
''Semua bersedia berkorban, kami sepakati sejumlah skenario jika kompetisi lanjut, tunda dan atau batal, semua kami bicarakan dan sepakati dalam satu 'Adendum Perjanjian Kontrak'.''
Liga 1 2022/23 sudah terhenti sejak 2 Oktober lalu usai terjadi tragedi di Kanjuruhan pada 1 Oktober. Hingga saat ini, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum memastikan kapan kompetisi akan kembali bergulir.
ADVERTISEMENT
PSSI, pemerintah dan dibantu dengan FIFA kini tengah berfokus untuk melakukan transformasi sepak bola Indonesia. Ke depannya, kompetisi sepak bola di Indonesia diharapkan memiliki sistem yang lebih baik dan kejadian serupa tragedi Kanjuruhan tidak terulang lagi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020