kumparan
19 September 2019 3:51

Liga Champions: Mahrez Cemerlang, City Hantam Shakhtar

Man City vs Shakhtar
Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, dikepung oleh pemain-pemain Shakhtar Donetsk. Foto: REUTERS/Gleb Garanich
Manchester City sukses menghantam Shakhtar Donetsk di laga perdana Grup C Liga Champions 2019/2020, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung di Metalist Stadium itu, City menang atas Shakhtar dengan skor 3-0.
ADVERTISEMENT
Pesta gol City dibuka oleh Riyad Mahrez di menit ke-24. Ilkay Guendogan menggandakan keunggulan timnya di menit ke-36. Penyerang muda asal Brasil, Gabriel Jesus, mengakhiri pesta timnya lewat gol di menit ke-76.
***
Krisis bek tengah yang dialami City membuat Pep Guardiola mesti menurunkan Fernandinho--seorang gelandang bertahan--di pos tersebut. Fernandinho akan berdampingan dengan bek tengah asal Argentina, Nicolas Otamendi.
Namun, selain lini belakang yang kurang memadai, City tetap memiliki penggawa-penggawa papan atas di lini lain. Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan Riyad Mahrez menyokong Gabriel Jesus di lini depan. Sementara, Rodrigo Hernandez dan Ilkay Guendogan menjadi double pivot di lini tengah.
Di awal pertandingan, Shakhtar rupanya mampu menyulitkan City. Lini depan mereka, yang dihuni oleh pemain-pemain berdarah Brasil, memiliki kemampuan olah bola yang cukup apik. Di menit ke-11, Marlos Romero melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, yang hanya sedikit melebar dari gawang Ederson Moraes.
ADVERTISEMENT
Sial bagi Shakhtar, peluang Marlos itu membangunkan City. The Citizens kemudian menggempur pertahanan lewat serangan yang datang dari berbagai sisi. Memasuki menit ke-24, gol akhirnya datang bagi City.
Berawal dari serangan yang dibangun oleh De Bruyne, Mahrez, dan Jesus, Guendogan melepas sepakan dari luar kotak penalti, yang kemudian membentur mistar gawang. Untungnya, bola jatuh ke kaki Mahrez. Eks penggawa Leicester City itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang.
Selepas gol Mahrez itu, City masih memegang kendali. Namun, Shakhtar mampu melepas beberapa serangan balik yang berbahaya. Salah satunya datang di menit ke-36.
Gelandang serang Shakhtar, Taison, berhasil melepas umpan terobosan yang apik, yang menuju ke Junior Moraes. Sayangnya, penyelesaian akhir Moraes kurang memuaskan, dan berhasil dihalau oleh Ederson.
ADVERTISEMENT
Tak berapa lama dari peluang Moraes, City berhasil menambah gol. Mahrez lagi-lagi menjadi aktornya. Penyerang sayap asal Aljazair itu mengirimkan terobosan yang memikat kepada Guendogan. Sang gelandang melakukan satu sentuhan sebelum menyepak bola ke gawang kiper veteran Shakhtar, Andriy Pyatov.
City nyaris menambah keunggulan secara instan lewat upaya De Bruyne. Namun, tembakan pria asal Belgia itu masih sedikit melebar. Sementara, Moraes lagi-lagi menyia-nyiakan umpan apik Taison, beberapa saat setelah upaya De Bruyne.
Pada akhirnya, tak ada gol tambahan tercipta. City berhasil unggul dua gol di akhir babak pertama.
Skor di babak pertama sebenarnya sudah cukup untuk menggambarkan dominasi City. Namun, City juga menguasai aspek-aspek lain, seperti penguasaan bola (53%-47%) dan jumlah tembakan (11-4).
ADVERTISEMENT
Memasuki babak kedua, Shakhtar mendapat peluang untuk memperkecil jarak. Moraes lagi-lagi menjadi inisiatornya. Penyerang berusia 32 tahun itu melepaskan tembakan setelah Ederson, dengan ceroboh, meninggalkan sarangnya. Namun, Moraes tak mampu mengarahkan bola dengan baik.
Selang beberapa menit, giliran Shakhtar yang membuat kesalahan. Guendogan berhasil melakukan penetrasi, tetapi sepakannya berhasil dihalau Pyatov. Namun, sapuan Serhiy Kryvtsov malah jatuh ke kaki Sterling. Untung bagi Shakhtar, sepakan Sterling hanya membentur tiang.
Selayaknya babak pertama, City mendominasi. Di menit ke-63, Otamendi berhasil mencetak gol lewat tendangan salto yang fantastis. Sayang, gol tersebut dianulir karena Sterling, yang terlibat dalam build-up, sudah offside terlebih dahulu.
Man City vs Shakhtar
Nicolas Otamendi melakukan tendangan salto. Foto: REUTERS/Gleb Garanich
City akhirnya mengunci kemenangan lewat gol Jesus di menit ke-76. Penyerang muda asal Brasil ini menerima umpan dari De Bruyne, sebelum menceploskan bola ke gawang Pyatov yang tak berdaya.
ADVERTISEMENT
Tempo pertandingan menurun setelah gol Jesus itu. Pada akhirnya, tak ada gol tambahan tercipta, dan City sukses mengalahkan Shakhtar dengan skor 3-0.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan