kumparan
23 Oktober 2019 4:39

Liga Champions: Tottenham Panen Gol, Bayern Menang Susah Payah

Harry Kane (P)
Harry Kane merayakan gol ke gawang Crvena Zvezda. Foto: Reuters/Hannah McKay
Rentetan nirkemenangan dalam tiga laga terakhir berhasil diputus oleh Tottenham Hotspur. Menjamu Crvena Zvezda dalam pertandingan pekan ketiga Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (13/10/2019) dini hari WIB, The Lilywhites menang telak 5-0.
ADVERTISEMENT
Harry Kane (9' & 72') dan Son Heung-min (16' & 44') menjadi bintang kemenangan Tottenham pada pertandingan ini lewat dua gol yang masing-masing berhasil mereka lesakkan. Sementara, satu gol lain dicetak Erik Lamela pada menit ke-57.
Bagi Tottenham, kemenangan ini mengangkat mereka ke posisi dua klasemen sementara Grup B dengan koleksi 4 angka. Mereka unggul 1 poin atas Crvena Zvezda yang duduk di urutan ketiga dan tertinggal 5 angka dari Bayern Muenchen di puncak klasemen.
***
Minus Christian Eriksen, Tottenham tampil dengan kekuatan terbaik yang bisa mereka turunkan. Kane, Son, Lamela, dan Dele Alli menjadi tumpuan di lini depan. Sementara itu, duo Prancis, Tanguy Ndombele dan Moussa Sissoko berjaga di lini tengah.
Tottenham (C)
Son Heung-min merayakan gol bersama Dele Alli. Foto: AFP/Glyn Kirk
Pertandingan ini sendiri sebenarnya tidak berjalan setimpang yang ditunjukkan papan skor. Tottenham memang unggul dalam hal penguasaan bola serta jumlah upaya tetapi keunggulan mereka tidak jauh-jauh amat. Mereka berhasil melepas 19 tembakan tetapi Crvena pun bisa menghasilkan 13 attempts.
ADVERTISEMENT
Di sini yang jadi pembeda memang kualitas pemain. Laga baru berjalan 9 menit, Kane sudah sukses mencetak gol. Pemain internasional Inggris itu berhasil memanfaatkan sepak pojok Lamela dengan sundulan yang tak mampu dihalau kiper lawan, Milan Borjan.
Tujuh menit kemudian Son menggandakan keunggulan Tottenham. Lagi-lagi, pemberi assist-nya di sini adalah Lamela. Penetrasi dari sisi sayap diakhiri pemain Argentina itu dengan umpan silang yang disambut sembari berlari oleh Son.
Keunggulan 2-0 Tottenham ini bertahan selama hampir setengah jam. Semenit jelang turun minum, Son kembali mencetak gol. Kali ini, prosesnya lewat sebuah serangan balik. Sodoran Ndombele berhasil dikonversi bintang Korea Selatan itu jadi gol ketiga.
Tottenham
Selebrasi gol Son Heung-min ke gawang Crvena Zvezda. Foto: Reuters/Hannah McKay
Usai jeda, giliran Lamela yang membobol gawang Crvena Zvezda. Menerima umpan mendatar dari Serge Aurier, eks pemain termahal Tottenham itu melepas tembakan keras sambil membalik badan. Tottenham pun semakin tidak terkejar.
ADVERTISEMENT
Sampai akhirnya, pesta gol ini ditutup oleh Kane pada menit ke-72. Lolos dari jebakan offside, Kane kemudian menggiring bola umpan dari Ndombele ke kotak penalti, mengecoh seorang bek Crvena Zvezda, lalu melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dihalau Borjan.
Bagi Kane, keberhasilan ini punya arti spesial. Dengan dua golnya, mantan pemain Leicester City itu kini telah mengoleksi 18 gol di Liga Champions, sama seperti milik Ronaldinho. Selain itu, Kane saat ini juga sudah mengemas 200 gol untuk Tottenham sepanjang kariernya.
Bayern Menang Susah Payah di Yunani
Jika Tottenham Hotspur berhasil meraih kemenangan dengan relatif mudah, tidak demikian halnya dengan Bayern Muenchen. Bertanding di Piraeus, Bayern dibuat kesulitan oleh tuan rumah Olympiacos, walaupun akhirnya sukses menang dengan skor 3-2.
Bayern Muenchen
Robert Lewandowski jadi pahlawan kemenangan Bayern Muenchen atas Olympiacos. Foto: Reuters/Costas Baltas
Pada laga ini, Bayern tertinggal lebih dulu saat laga berusia 22 menit. Adalah Youssef El Arabi yang membuka keunggulan Olympiacos dengan memanfaatkan umpan silang akurat dari Konstantinos Tsimikas.
ADVERTISEMENT
Baru 12 menit sesudah itu Bayern bisa menyamakan kedudukan. Robert Lewandowski berhasil mengoptimalkan bola muntah hasil sepakan Thomas Mueller yang digagalkan oleh Jose Sa. Skor imbang 1-1 ini bertahan sampai akhir babak pertama.
Bayern kemudian mampu mencetak dua gol lagi, masing-masing lewat Lewandowski (62') dan Corentin Tolisso (75'). Gol kedua Lewandowski itu juga tak bisa dipisahkan dari kontribusi Mueller. Bedanya, kali ini Mueller sukses mencatatkan assist atas namanya. Sementara, gol Tolisso dicetak lewat tendangan dari luar kotak penalti.
Empat menit setelah gol Tolisso, Guilherme memperkecil ketertinggalan Olympiacos. Memanfaatkan umpan Maximiliano Lovera, pemain asal Brasil itu sukses menaklukkan Neuer. Akan tetapi, gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan Olympiacos dari kekalahan kedua di fase grup Liga Champions musim ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan