Bola & Sports
·
7 November 2018 2:58

Liverpool Takluk di Hadapan Pendukung Crvena Zvezda

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Liverpool Takluk di Hadapan Pendukung Crvena Zvezda (213580)
Seleberasi gol Pavkov ke gawang Liverpool. (Foto: Andrej ISAKOVIC / AFP)
Liverpool dipaksa bertekuk lutut karena takluk 0-2 dari Crvena Zvezda pada matchday keempat Liga Champions 2018/19, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB di Stadion Rajko Mitic. Sepasang gol kemenangan Crvena diborong oleh Milan Pavkov pada menit 22 dan 29.
ADVERTISEMENT
Liverpool memang masih bertengger di puncak klasemen sementara Grup dengan enam angka. Akan tetapi, Napoli dan Paris Saint-Germain (PSG) sebagai rival terberat mereka masih berpotensi besar untuk menggeser karena baru akan bermain pada Rabu dini hari pukul 03:00 WIB. Sementara Crvena yang kini mengemas empat angka juga berpeluang untuk meraih tiket lolos ke babak 16 besar.
Juergen Klopp sedikit melakukan kejutan dalam lawatannya kali ini. Roberto Firmino yang intens mengisi garda terdepan diganti Daniel Sturridge. Pemain berusia 29 tahun itu disokong Mohamed Salah dan Sadio Mane di kedua tepinya.
Joe Gomez serta Naby Keita juga ditukar dengan Joel Matip dan Adam Lallana. Menariknya, dua nama yang disebut belakangan itu belum pernah diturunkan sebagai starter di Liga Champions. Di pentas Premier League pun, jam terbang mereka terbilang minim. Lallana cuma mentas 133 menit. Matip lebih parah lagi karena baru tampil 94 menit.
ADVERTISEMENT
Sementara Vladan Milojevic masih setia dengan format 4-2-3-1 sebagai pakem timnya. Marko Marin jadi kreator serangan, dengan Pavkov sebagai ujung tombaknya. Crvena sendiri memang sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tiga laga beruntun di pentas liga.
Dengan kekuatan sisi sayapnya, Liverpool berusaha menembus pertahanan Crvena. Sementara tuan rumah menyiasatinya dengan menjaga kedalaman garis pertahanan. Alasannya, ya, demi membendung trisula Liverpool.
Skema demikian terbukti mampu mengerdilkan agresivitas The Reds. Bahkan, pressing yang diterapkan Crvena sukses mematikan titik serangan Liverpool. Lallana yang diharapkan bisa menyokong lini depan justru intens kehilangan penguasaan bola.
Terlebih lagi Salah dan Mane yang tercatat sudah 7 kali kehilangan penguasaan bola bila dikalkulasi. Selain itu, penyelesaian akhir yang buruk juga jadi problem utama Liverpool. Dari 10 tembakan yang dilepaskan, tak ada yang menembus sasaran.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, Crvena justru efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Di menit kedelapan, Marin sudah mengancam gawang Alisson Becker lewat sepakan kaki kanannya. Puncaknya terjadi 14 menit berselang. Melalui situasi sepak pojok, Pavkov sukses memenangi duel dengan Virgil van Dijk dan membawa Crvena unggul lebih dulu.
Pavkov memang jadi hantu bagi Liverpool, kali ini melalui skema serangan balik. Setelah menerima sodoran Marin, penyerang yang dibeli Crvena seharga 3 ribu poundsterling itu melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu dijangkau Alisson Becker.
Setelah tertinggal dua gol di 45 menit pertama, Klopp mulai 'serius' pasca-turun minum. Pelatih kelahiran Stuttgart itu langsung melakukan dua pergantian pemain sekaligus dengan memasukkan Firmino dan Gomez. Keputusan yang logis mengingat Sturridge tak tampil klinis. Dari tiga tembakan yang dilepaskannya, semuanya melenceng dari sasaran.
ADVERTISEMENT
Sejatinya, strategi demikian masih belum mampu memperbaki ketajaman Liverpool. Terlebih, Milojevic berinisiatif untuk memperkuat barisan pertahanannya. Marko Marin ditarik keluar dan digantikan Goran Causic yang lebih piawai dalam melakukan aksi lebih defensif.
Liverpool sendiri baru melepaskan shoot on target perdananya di menit 70, lewat aksi Salah. Itu pun melalui tembakan dari luar kotak penalti. Cukup merepresentasikan sulitnya mereka dalam menembus pertahanan Crvena.
Salah bisa saja memecah kebuntuan andai tendangannya tak membentur tiang gawang di menit 71. Selang 10 menit kemudian, pemain berpaspor Mesir kembali mendulang peluang. Akan tetapi, kali ini bola tendangan kaki kirinya masih bisa diredam Milan Borjan.
Disiplinnya benteng pertahanan Crvena memang membuat kolaborasi Salah, Mane, dan Firmino melempem. Bahkan, masuknya Divock Origi pun juga gagal membuahkan hasil. Liverpool pun harus takluk dengan skor akhir 0-2.
ADVERTISEMENT