kumparan
28 Mei 2018 16:25

Loris Karius: Dari Blunder, Tangis, hingga Ancaman Mati

Karius usai final Liga Champions. (Foto: REUTERS/Hannah McKay)
Loris Karius paham dirinya berbuat salah. Dua blundernya di final Liga Champions, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB, membantu Real Madrid meraih gelar juara ke-13 mereka.
ADVERTISEMENT
Jika hidup bergerak dari satu fragmen ke fragmen lain, apa yang terjadi pada hidup Karius sejak final itu berisikan fragmen-fragmen muram. Semuanya saling berkaitan satu sama lain, dimulai dengan blundernya pada gol Karim Benzema di babak kedua.
Kiper Liverpool itu sebetulnya berniat untuk melemparkan bola kepada bek yang berada di dekatnya. Namun, ia tidak awas dengan posisi Benzema di dekatnya. Alih-alih menyampaikan bola tersebut kepada rekannya, Karius harus menyaksikan Benzema mencegat bola dengan kakinya dan gol pertama Madrid pun tercipta.
Video
Setelahnya, Karius kembali melakukan blunder. Kiper asal Jerman itu gagal menghalau sepakan keras Gareth Bale, membuat gawangnya bobol untuk ketiga kalinya.
Dari tayangan ulang, Karius tampak berusaha menangkap sepakan keras itu --alih-alih menepisnya. Alhasil, keputusan yang salah itu membuat bola memantul dari tangannya dan masuk ke dalam gawang.
ADVERTISEMENT
Video
Fragmen kemudian beralih ke pascalaga. Karius, sembari menepuk-nepuk badge Liverpool, berjalan ke arah tribune pendukung Liverpool sembari menangis. Ia berulang kali memunculkan gestur meminta maaf, tanda ia menyesali blundernya.
Tak cukup sampai di situ, kiper berusia 24 tahun tersebut juga meminta maaf via media sosial. Ia mengakui kesalahannya.
Namun, tidak semua pendukung Liverpool menerima permintaan maaf Karius. Banyak juga yang mengutuk blundernya dan berbicara macam-macam via media sosial. Beberapa bahkan berani mengancam untuk membunuhnya.
Oleh Kepolisian Merseyside, ancaman tersebut ditanggapi dengan serius. Mereka tidak pernah main-main dengan ancaman seperti itu, sekalipun dilontarkan via media sosial.
"Kami menanggapi dengan serius postingan-postingan seperti itu di media sosial. Jika ada ancaman, pasti akan kami selidiki," demikian pernyataan mereka seperti dilansir BBC.
ADVERTISEMENT
"Kami tahu bahwa ada beberapa ancaman dilontarkan via media sosial. Kepolisian Merseyside juga ingin mengingatkan kepada para pengguna media sosial bahwa ucapan yang dengan niat buruk dan ancaman pasti akan diselidiki," lanjut mereka.
Loris Karius (Foto: Muhammad Faisal N.)
Meski begitu, tak sedikit juga yang memberikan dukungan kepada Karius. Salah satunya adalah kiper Livepool lainnya, Simon Mignolet.
“Jika dia ingin bicara dengan saya, oke, saya akan ada untuknya. Saya berada dalam situasi seperti ini sebelumnya. Saya selalu bersedia menolong siapa pun pemainnya dalam skuat kami," kata Mignolet.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan