Kumparan Logo
CVR, Marcus Rashford
Marcus Rashford dalam pertandingan melawan Partizan di Liga Europa 2019/20.

Marcus Rashford Ungkap Posisi Favoritnya di Manchester United

kumparanBOLAverified-green

comment
17
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Marcus Rashford merayakan golnya untuk Manchester United. Foto: Action Images via Reuters/John Sibley
zoom-in-whitePerbesar
Marcus Rashford merayakan golnya untuk Manchester United. Foto: Action Images via Reuters/John Sibley

Sebelum cedera, Marcus Rashford sering dipercaya Ole Gunnar Solskjaer untuk bermain sebagai striker. Kepercayaan itu dibayar kontan oleh Rashford. Sejauh musim 2019/20 berjalan, dia telah mencetak 19 gol dalam 31 kali penampilannya untuk Manchester United.

Namun, pemain berusia 22 tahun itu mengaku lebih nyaman bermain di posisi lain. Rashford mengatakan bahwa ia lebih suka bermain di posisi sayap kiri. Menurutnya, bermain dari sayap membuatnya bisa berkontribusi lebih banyak untuk tim.

"Ketika berada di posisi sayap kiri, kita bisa menciptakan banyak peluang sendiri sekaligus membantu tim," kata Rashford, seperti dilansir Goal International.

"Sementara, di posisi depan terkadang kita akan terisolasi dan memerlukan pemain tengah yang harus terus menyuplai bola selama 90 menit," tambah dia.

Marcus Rashford dalam pertandingan melawan Partizan di Liga Europa 2019/20. Foto: AFP/Oli Scarff

Pada awal kariernya bersama tim utama United, Rashford memang lebih kerap bermain di sayap kiri. Pasalnya, ketika itu masih ada Wayne Rooney, Zlatan Ibrahimovic, dan Romelu Lukaku di skuat United.

Meski demikian, ketika Rashford menjalani debut bersama United, dia turun sebagai penyerang. Hebatnya, Rashford mencetak dua gol di laga versus FC Midtjylland yang digelar Februari 2016 silam itu.

"Saya merasa agak kesulitan ketika mulai bertransisi ke posisi striker. Soalnya, saya adalah pemain yang ingin mengekspresikan diri lewat bola," ungkap Rashford.

"Tapi, saya juga belajar banyak dari posisi itu. Saya menyadari bahwa sebagai striker kita tidak akan banyak melihat bola, tapi ketika bola datang itu adalah kesempatan untuk mencetak gol."

"Itu yang saya sukai dari posisi striker. Sekarang ini saya sedang menikmati kebebasan yang diberikan untuk melakoni peran striker dan posisi sayap," lanjutnya.

embed from external kumparan

Sebelumnya, mantan pelatih United, Jose Mourinho, pernah mengatakan kalau Rashford tidak cocok bermain sebagai striker tengah. Menurut The Special One, Rashford lebih bagus mentas di sayap kiri.

"Saya selalu menganggap posisi terbaik Rashford adalah ketika dia bisa masuk dari sisi kiri ke tengah dan bukan sebagai seorang striker," kata Mourinho beberapa waktu lalu.

Mou saat masih menjadi manajer Manchester United. Foto: Reuters/Jason Cairnduff

Tampaknya, Mourinho memang paham betul soal Rashford. Bahkan, Rashford sendiri mengakui kalau gemblengan Mourinho yang membuatnya bisa sehebat sekarang.

"Sebagai pemain saya sudah banyak berkembang, itu sebagian besar berkat gemblengan Jose selama dua tahun dia di United," kata Rashford.

"Hubungan kami memang tidak selalu mulus. Tapi, ketika saya mengenangnya, itu adalah periode berat yang membuat saya sebagai pemain yang lebih baik," tambahnya.

Sekarang ini, Rashford masih berusaha menyembuhkan diri dari cedera punggung yang ia derita awal 2020 lalu. Kondisinya memang sudah membaik dan ada kemungkinan Rashford bisa mentas kembali jika Premier League 2019/20 kembali digelar.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

****

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 Jersi Original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure