kumparan
Bola & Sports23 Oktober 2019 4:14

Mbappe Hat-trick, PSG Lumat Club Brugge

Konten Redaksi kumparan
PSG vs Club Brugge
PSG vs Club Brugge pada matchday III Liga Champions 2019/20. Foto: Kenzo Tribouillard/AFP
Paris Saint-Germain tidak membiarkan Club Brugge membuat kejutan seperti halnya ketika mereka menghadapi Real Madrid pada pekan kedua Liga Champions 2019/20. Tanpa ampun, PSG mempermak Club Brugge 5-0.
ADVERTISEMENT
Berkat hasil ini, PSG memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen sementara Grup A. Tiga kali main, tiga kali menang; PSG pun mengoleksi poin 9. Mereka unggul lima angka atas Madrid yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, Club Brugge berada di posisi kedua dengan nilai 2. Mereka unggul satu angka atas juru kunci grup, Galatasaray.
****
Ketika menahan imbang Madrid pada pekan kedua Liga Champions musim ini, Club Brugge tampak bisa menyulitkan siapa pun yang jadi lawan mereka. Sayangnya, PSG bukanlah Madrid.
Berbeda dengan Los Blancos yang belum menemukan stabilitas musim ini, PSG justru menunjukkan bahwa pemugaran skuat mereka selama musim panas mulai membuahkan hasil.
Lihat saja, tanpa Neymar sekali pun, mereka masih bisa mendominasi laga dan bergantung kepada pemain lain untuk mencetak gol dan mengkreasikan peluang --dua atribut yang identik betul dengan Neymar.
ADVERTISEMENT
Pada pratinjau menjelang pertandingan ini, kumparanBOLA menyebut beberapa nama yang bisa menjadi andalan PSG. Salah satu di antaranya adalah Mauro Icardi.
Hasilnya, prediksi kami jitu. Icardi mencetak sepasang gol (pada menit ke-7 dan ke-63). Sedangkan tiga gol lainnya diborong oleh Kylian Mbappe (61', 79', 83').
Club Brugge vs PSG
PSG meluluhlantakkan Club Brugge. Foto: Kenzo Tribouillard/AFP
Boleh saja menyebut ini adalah kemenangan mudah buat PSG, meski mereka kesulitan untuk memaksimalkan sejumlah peluang pada babak pertama. Total, Les Parisiens membuat 13 attempts sepanjang laga (8 di antaranya tepat sasaran). Sedangkan, Club Brugge cuma membuat 8 attempts tanpa ada satu pun yang mengarah tepat sasaran.
Satu-satunya gol PSG pada babak pertama --via Icardi-- lahir dari skema yang teramat direct. Umpan panjang dari belakang diarahkan ke sayap, melewati barisan rapat pemain-pemain Club Brugge. Dari situ, bola diarahkan kepada Icardi yang menusuk dari tengah --dan si empunya nama menceploskan bola ke gawang Club Brugge.
ADVERTISEMENT
Oh, ya... Assist untuk gol pertama PSG itu tertera atas nama Angel Di Maria. Kelak, pada laga ini, dia akan membuat dua assist lagi --dan keduanya untuk gol Mbappe.
Masuknya Mbappe pada babak kedua betul-betul membuat serangan PSG menjadi klik. Kecepatan Mbappe dan Di Maria membuat lini belakang Club Brugge mendapatkan mimpi buruk.
Mbappe kemudian menyumbang satu assist untuk gol kedua Icardi, sebelum ia sendiri menuntaskan dua buah serangan yang diprakarsai Di Maria untuk menjadi gol.
Kerapatan antarlini yang dibangun para pemain Club Brugge menjadi percuma. Kejelian melepaskan umpan panjang, plus kebrilianan sejumlah individu yang punya kecepatan dan olah bola yang baik, benar-benar menjadi kunci kemenangan PSG pada laga ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan