kumparan
18 Mei 2019 17:55

Menjuarai Piala FA, Upaya Watford Menjungkirbalikkan Ekspektasi

Watford
Etienne Capoue berduel dengan Joao Moutinho di semifinal Piala FA 2018/19. Foto: REUTERS/Ian Walton
Piala FA 2018/19 menjadi satu-satunya harapan Watford untuk menutup musim dengan gelar juara. Tapi, mereka bukan Manchester City. Mereka tidak datang ke Wembley Stadium sebagai unggulan.
ADVERTISEMENT
Anggapan-anggapan bahwa City akan menang mudah menjadi yang paling santer terdengar. Sebenarnya tidak berlebihan karena City baru saja menyegel gelar juara Premier League 2018/19. Jangan lupakan pula Piala Liga Inggris 2019 yang juga berhasil mereka amankan. Dua gelar juara itu bahkan berhasil dipertahankan dalam dua musim beruntun.
Gelandang Watford, Etienne Capoue, sadar benar dengan kondisi timnya. Tapi, seharusnya tetap ada keuntungan yang bisa mereka ambil di situasi itu. Mereka dapat bermain lepas, tanpa menanggung beban berupa ekspektasi yang kepalang besar.
Watford, Wolves
Roberto Pereyra diadang tiga pemain Wolves di semifinal Piala FA. Foto: Reuters/David Klein
"Setiap orang berkata kami tidak punya kesempatan. Tapi, kami tetap bakal membuktikan bahwa mereka salah. Semua orang bilang bahwa Man. City adalah tim top, setiap orang berpikir bahwa City akan menang mudah. Jadi, kami akan berusaha untuk mengalahkan mereka dan fokus selama 90 menit. Itulah yang terpenting bagi kami," jelas Capoue, dilansir Sky Sports.
ADVERTISEMENT
Meski turun arena sebagai non-unggulan, bukan berarti Watford bakal bermain dengan mental kerdil. Apalagi, mereka juga punya modal--salah satunya, lini depan. Merunut catatan Whoscored, lini depan Watford berpotensi menyusahkan City.
Setidaknya, tiga pemain yang menjadi penyumbang gol terbanyak bagi Watford di Premier League 2018/19 adalah Gerard Deulofeu (10 gol), Troy Deeney (9 gol), dan Andre Gray (7 gol).
Itu baru di lini serang. Mundur ke belakang, Watford juga memiliki gelandang-gelandang yang tak dapat dipandang sebelah mata--termasuk Capoue. Pemain asal Prancis ini sudah memiliki peran krusial mengantarkan Watford ke final. Meski berperan sebagai gelandang bertahan, ia mencetak dua gol dalam empat penampilan di Piala FA 2018/19.
Aksi bertahan Capoue pun patut buat diwaspadai. Ini ditunjukkan dari rataan 2,8 tekel sukses, 2,6 intersep, 2,8 sapuan, dan 0,4 blok per laga di Premier League. Urusan tekel sukses dan intersep tadi, Capoue bahkan menjadi yang paling dominan di antara seluruh penggawa Watford.
ADVERTISEMENT
"Normal bagi City untuk memenangi semua laga. Tapi, kami akan mencoba memberikan semua yang kami bisa dan punya. Tidak ada yang memprediksikan kami akan menang. Tapi, ini membuat kami ada di posisi yang baik. Saat orang lain tidak berekspektasi apa pun padamu, kamu punya kesempatan untuk memberikan segalanya. Tak cuma 100, tapi 200 persen," ucap Capoue.
'Mencoba memberikan semua yang kami bisa dan punya'. Petikan omongan Capoue ini mesti diwaspadai benar-benar oleh City karena ia tak asal bicara. Coba ingat-ingat lagi seperti apa laga semifinal itu.
Wolves berhasil unggul melalui Matt Doherty di menit ke-36 dan Raul Jimenez pada menit ke-62. Tapi, keengganan untuk menyerah sebelum laga tuntas yang diperlihatkan oleh Watford membuat mereka bisa membalikkan keadaan.
ADVERTISEMENT
Semua bermula dari gol indah Deulofeu di menit ke-79. Gol mantan penggawa Barcelona itu punya efek samping: melecut semangat para pemain Watford. Hasilnya benar-benar hebat. Pada injury time, Watford sanggup menyamakan kedudukan menjadi 2-2 via sepakan penalti Deeney.
Tapi, laga belum tuntas, kemenangan tetap masih harus dikejar. Pada menit 104, Deulofeu kembali menunjukkan kualitasnya. Tembakannya tak mampu diredam kiper, kemenangan 3-2 menjadi kunci yang membukakan pintu laga final untuk Watford.
Maka, bukannya tak mungkin Watford bakal melahirkan kejutan serupa. Toh, tak jarang, segala ekspektasi dan hitung-hitungan prediksi menguap begitu saja begitu diperhadapkan dengan realitas di atas lapangan.
***
Manchester City dan Watford akan berhadapan di final Piala FA 2018/19 pada Sabtu (18/5/2019) di Wembley Stadium. Sepak mula akan berlangsung pada pukul 23:00 WIB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan