kumparan
16 Maret 2018 20:11

Menurut Emre Can, Liverpool Masih Bisa Gusur United

Alexis Sanchez
Alexis berduel dengan Emre Can. (Foto: Reuters/Andrew Yates)
Kekalahan 1-2 dari Manchester United di Stadion Old Trafford, Sabtu (10/3/2018), menggerus asa Liverpool untuk finis di posisi kedua klasemen sementara. Kini, pasukan Juergen Klopp tertinggal lima angka dari rival abadinya yang bertengger di posisi kedua berbekal 65 poin.
ADVERTISEMENT
Bahkan, Liverpool harus tergusur dari posisi ketiga oleh Tottenham Hotspur, yang menang 4-1 atas AFC Bournemouth, Minggu (11/3).
Kendati demikian, gelandang bertahan Liverpool, Emre Can, tak ingin rekan-rekannya larut dalam penyesalan. Terpenting bagi dia, Liverpool tidak mengulang kesalahan seperti antisipasi second ball yang buruk pada laga-laga berikutnya.
“Kami terlalu mudah membuat kesalahan ketika kami kebobolan (saat melawan United). Seharusnya, kami bertahan lebih baik sebagai sebuah tim," ujar eks gelandang Bayern Muenchen itu seperti dilansir oleh situs resmi klub.
Dan, berangkat dari performa apik timnya pada paruh kedua, Can masih memelihara harapan. Harapan itu menyangkut pergerakan Liverpool di klasemen ke depannya.
"Masih ada banyak laga tersisa sehingga kami masih mempunyai kans untuk mengakhiri musim di peringkat kedua. Kini, kami harus fokus dari satu laga ke laga lainnya," kata Can.
ADVERTISEMENT
Marcus Rashford
Rashford mencetak gol ke gawang Liverpool. (Foto: Reuters/Andrew Yates)
Dalam kesempatan yang sama, Can berusaha menghibur Trent Alexander-Arnold. Full-back kanan jebolan Akademi Liverpool ini gagal megantisipasi laju Marcus Rashford sehingga pemilik nama terakhir mencetak gol pembuka United pada menit ke-14.
Menurut Can, penampilan buruk bukan datang dari Alexander-Arnold, melainkan seluruh anggota tim. Jadi, semua pemain diminta memberikan respons positif saat melawan Watford di Stadion Anfield, Minggu (18/3) pukul 00:30 WIB.
“Laga buruk bisa saja terjadi. Ini bukan hanya soal Trent (Alexander-Arnold), tetapi juga tentang saya dan beberapa pemain lainnya," ucap Can.
"Anda tak perlu mengkritiknya karena kebobolan kami atau hal lainnya karena itu murni kesalahan tim. Kami bermain sebagai tim. Menang dan kalah, ya, kami satu tim,” pungkas pemain berpaspor Jerman itu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan