kumparan
11 Apr 2019 18:37 WIB

Menurut Pogba, Serangan Barcelona Tak Berbahaya

Pogba dalam pertandingan melawan Cardiff City. Foto: Reuters/Craig Brough
Manchester United menjadi korban lanjutan Barcelona di Liga Champions musim ini. Pada laga pertama babak perempat final di Stadion Old Trafford, Kamis (11/4/2019), 'Iblis Merah' takluk 0-1 via gol bunuh diri Luke Shaw (13').
ADVERTISEMENT
Hasil tersebut sekaligus mengonfirmasi predikat Barcelona sebagai salah satu tim paling produktif di kompetisi level teratas Eropa. Mereka sudah mengemas 20 gol atau hanya kalah dari Manchester City (26 gol).
Kendati demikian, gelandang Paul Pogba tetap memetik poin positif dari kekalahan Manchester United. Karena bagi dia, organisasi pertahanan pasukan Ole Gunnar Solskjaer mampu meredam daya ledak lini depan La Blaugrana.
Buktinya bisa dilihat lewat statistik ancaman Barcelona. Per catatan UEFA, hanya ada tiga tembakan tepat sasaran dari lima upaya Barcelona sepanjang 90 menit.
"Barcelona tidak memiliki banyak peluang. Mungkin hanya sekali yang membuat David de Gea melakukan penyelamatan hebat. Di luar itu, mereka tidak berbahaya," tutur Pogba seperti dikutip dari Sky Sports.
ADVERTISEMENT
Lionel Messi dikepung Luke Shaw, Chris Smalling, Scott McTominay, dan Fred. Foto: Reuters/Lee Smith
"Maka, kami meyakini bisa mengalahkan mereka (di pertandingan kedua). Karena kami adalah Manchester United dan tengah bermain di Liga Champions. Kami pasti bisa lolos," ujarnya.
Tak salah jika Pogba mengutarakan optimisme untuk membalikkan kedudukan agregat pada laga kedua di Stadion Camp Nou, Rabu (17/4). Terlebih lagi, United memiliki tren comeback setelah menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar.
Pada fase tersebut, para pandit sudah mengira United tersingkir akibat kekalahan 0-2 di Old Trafford. Semua prediksi buyar lewat kesuksesan Pogba dan kolega menghancurkan PSG dengan skor 3-1 di kandang sendiri.
Belum lagi jika mengungkit rapor United di Camp Nou. Dua lawatan mereka ke sini tak pernah berujung kekalahan. Setelah menang 2-1 atas Bayern Muenchen di final Liga Champions 1998/99, raksasa Inggris ini menahan Barcelona dengan skor 0-0 pada laga semifinal 2007/08.
ADVERTISEMENT
Romelu Lukaku meratapi kegagalan mencetak gol dalam laga Manchester United vs Barcelona. Foto: Oli Scarf/AFP
Yang menjadi masalah, United harus membenahi kinerja lini depan terlebih dahulu. Inilah faktor mereka gagal membalas gol Barcelona di laga pertama. Dari 10 upaya, tak satu pun menemui sasaran.
Kegagalan mengancam Barcelona sekaligus menghadirkan catatan minor lain bagi Manchester United. Untuk kali pertama sejak Maret 2005, mereka tak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran dalam pertandingan Liga Champions.
"Ya, dari peluang-peluang yang ada, kami seharusnya mencetak gol," ucap Pogba.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan