kumparan
Bola & Sports3 Maret 2020 14:31

Milan Incar Ralf Rangnick, Boban dan Maldini Segera Angkat Kaki?

Konten Redaksi kumparan
CVR, Zvonimir Boban
Zvonimir Boban saat masih bekerja untuk FIFA. Foto: AFP/Fabio Ferrari
Dua direktur AC Milan, Zvonimir Boban dan Paolo Maldini, berada di ambang pintu keluar dari klub di tengah rumor ketertarikan manajemen Rossoneri terhadap Ralf Rangnick.
ADVERTISEMENT
Boban saat ini menjabat sebagai CFO (Chief Football Officer), sementara Maldini mengemban tanggung jawab sebagai direktur teknik. Namun, Elliott Management selaku pemilik Milan menginginkan lebih.
Berdasarkan berbagai laporan dari Italia, termasuk pakar transfer Fabrizio Romano, Milan selama beberapa bulan terakhir sudah berusaha untuk membajak Rangnick dari RB Leipzig.
Paolo Maldini
Direktur olahraga Milan, Paolo Maldini. Foto: AFP/Fayez Nureldine
Rangnick sendiri saat ini menjabat sebagai Direktur Olahraga RB Leipzig. Jika benar-benar pindah ke Milan, pria 61 tahun itu akan diberi tiga peran sekaligus: Pemandu bakat (scout), direktur olahraga, dan pelatih kepala.
Upaya Elliott untuk memboyong Rangnick ini membuat Boban kesal. Kepada La Gazzetta dello Sport, pria Kroasia itu berkata bahwa dia merasa tidak dilibatkan dalam upaya penunjukan pelatih untuk musim depan. Maldini pun kabarnya merasakan hal serupa.
ADVERTISEMENT
Ketidakpuasan Boban dan Maldini terhadap cara bekerja Elliott itu membuat posisi mereka di jajaran direksi Milan terancam. Bahkan, Boban katanya bakal segera angkat kaki dalam waktu dekat.
Ralf Rangnick
Ralf Rangnick. Foto: AFP/Odd Andersen
Rangnick sendiri sebenarnya merupakan opsi yang bagus bagi Milan. Bersama dua klub Red Bull, RB Salzburg dan RB Leipzig, dia berhasil mengenyam kesuksesan besar.
Tak cuma mencari dan mengembangkan pemain, sebagai direktur olahraga, Rangnick juga berperan dalam menentukan identitas bermain yang diterapkan oleh RB Salzburg dan RB Leipzig.
Selain itu, Rangnick pernah turun tangan langsung menangani tim sebagai pelatih di RB Leipzig pada musim lalu. Hasilnya, Die Roten Bullen dibawanya lolos ke fase grup Liga Champions.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan