kumparan
9 November 2018 17:24

Momentum Revans City di Derbi Manchester

Derbi Manchester
Laga panas di Derbi Manchester. (Foto: REUTERS/Russell Cheyne)
Aymeric Laporte masih mengingat kelabu yang diciptakan Manchester United untuk Manchester City di Derbi Manchester terakhir di Etihad Stadium, April silam. Meski unggul dua gol pada babak pertama, jagoan-jagoan Pep Guardiola itu takluk 2-3 dari United di akhir cerita.
ADVERTISEMENT
Semua gara-gara umpan-umpan udara United yang membuat kepanikan massal di lini belakang City. Pada menit 53, Alexis Sanchez melancarkan umpan lambung ke kotak penalti lawan. Dengan dadanya, Ander Herrera memantulkan umpan tersebut untuk Paul Pogba.
Dengan kondisi tak terkawal, gelandang termahal di dunia itu melancarkan tembakan yang sukses berujung gol. Dua menit kemudian, Pogba kembali mencetak gol setelah menerima umpan lambung Sanchez dari tengah lapangan.
Di menit 69, Sanchez kembali menciptakan assist. Namun, kali ini bukan untuk Pogba. Dalam skema tendangan bebas, penyerang kebanggaan Timnas Chile itu melancarkan umpan lambung yang pada akhirnya berhasil diubah Chris Smalling menjadi gol dengan sekali sentuh.
Wajar jika Laporte tak ingin skenario serupa terulang untuk City di Derbi Manchester di Etihad Stadium dalam laga Premier League 2018/19 pekan ke-12, Minggu (11/11/2018). Apalagi, ball-playing defender milik City sejak musim dingin 2018 itu sadar betapa krusial tiga poin untuk The Citizens saat ini.
ADVERTISEMENT
Aymeric Laporte
Laporte di laga debut bersama City. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
City berada di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin saja atas Chelsea dan Liverpool, yang berada di posisi kedua dan ketiga, karena selisih gol. Di Premier League pekan ke-12, kedua tim itu akan menghadapi lawan yang dapat dikategorikan mudah.
Chelsea akan menghadapi Everton, tim yang sudah dua kali kalah dalam dua kali pertemuan melawan tim enam besar. Sementara, Liverpool akan menghadapi Fulham, yang kini berada di dasar klasemen. Jika membuang poin, ada kemungkinan posisi City akan disalip salah satu dari kedua klub ini.
“Selalu ada keinginan untuk balas dendam ketika timmu kalah melawan tim apa pun. Kami selalu siap untuk berkompetisi dan menjaga momentum baik yang dimiliki tim ini saat ini. Laga ini penting karena dua hal. Pertama, karena ini Derbi Manchester dan kedua karena poin,” kata Laporte kepada Sky Sports.
ADVERTISEMENT
Laporte boleh saja kalah saing dalam persaingan bek tengah di musim lalu. Namun, musim ini menawarkan peruntungan yang lebih baik untuk bek berkebangsaan Prancis itu. Karena atribut kompletnya dalam urusan bertahan dan menyerang, Laporte selalu tampil untuk City di ajang Premier League dan Liga Champions.
Selain itu, komunikasi yang baik dengan John Stones menjadi faktor mengapa kiper Ederson Moraes hanya melakukan 19 penyelamatan, yang merupakan catatan terendah di Premier League musim ini. Berbekal segala catatan positif ini, bukannya tak mungkin Laporte akan menjadi tokoh protagonis di Derbi Manchester kelak.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan