kumparan
search-gray
Bola & Sports22 Februari 2020 17:45

Paolo Maldini Disebut Belum Kapabel Jadi Direktur Olahraga AC Milan

Konten Redaksi kumparan
Massimiliano Mirabelli
Massimo Mirabelli dalam sebuah laga AC Milan. Foto: Enrico Locci/Getty Images
Kritikan pedas diterima Paolo Maldini dari mantan direktur olahraga AC Milan, Massimo Mirabelli. Kata Mirabelli, mantan pemain hebat belum tentu bisa menjadi direktur olahraga yang hebat pula.
ADVERTISEMENT
Mirabelli menjabat sebagai direktur olahraga Milan pada 2017 sampai 2018 ketika Milan berada di bawah kepemilikan Yonghong Li. Pria berjuluk The Condor itu kemudian dicopot setelah Li lengser.
Li sendiri harus lengser sebagai pemilik Milan karena tidak mampu membayar utang senilai 300 juta euro. Setelah itu, manajemen klub diambil oleh Elliott Management sampai sekarang.
Maldini adalah sosok pilihan Elliott untuk mengisi pos direktur olahraga. Dia diberi tugas untuk membereskan kekacauan yang dibuat oleh Mirabelli di rezim sebelumnya.
Li Yonghong (NOT COVER)
Mantan pemilik Milan, Li Yonghong. Foto: Reuters/Alessandro Garofalo
Setelah datang, selain merombak skuat, Maldini juga menunjuk Marco Giampaolo sebagai pelatih. Mulanya, eksperimen Maldini itu gagal tetapi perlahan Milan mulai membaik di bawah asuhan Stefano Pioli.
Kendati demikian, Mirabelli tidak terkesan. Di matanya, Maldini belum pantas disebut berhasil.
ADVERTISEMENT
"Mereka yang bermain di level tertinggi belum tentu kapabel menjalankan peran sebagai direktur. Paolo baru memulai kariernya dan bekerja sangat keras. Tapi, dia butuh waktu," kata Mirabelli, disitir dari Football-Italia.
Pada musim panas 2017 Mirabelli menghamburkan 200 juta euro dan karena itulah Milan sampai sekarang masih merasakan imbas negatifnya.
Ketika menghabiskan uang sekian, Mirabelli memang berjudi. Dia beranggapan, skuat yang dia bentuk bisa membawa Milan lolos ke Liga Champions. Jika target itu dicapai, Milan pun bakal balik modal.
Paolo Maldini
Direktur olahraga Milan, Paolo Maldini. Foto: AFP/Fayez Nureldine
Namun, prestasi yang didapatkan Milan tidak sesuai prediksi Mirabelli. Milan hanya mampu finis di zona Liga Europa dan diproyeksikan tidak akan bisa menutup jumlah pengeluaran tadi.
Akhirnya, di bawah Elliott, Milan memutuskan untuk absen dari Liga Europa demi melakukan restrukturisasi finansial. Semua itu dilakukan dengan manajemen baru, termasuk Maldini.
ADVERTISEMENT
Meski punya dosa yang tidak kecil, Mirabelli tetap menganggap dirinya berjasa untuk 'Iblis Merah'. "Mereka yang bilang aku merugikan klub secara finansial adalah mereka yang tidak paham fakta," ujarnya.
"Waktu itu kami harus membangun tim baru di satu jendela transfer. Kami harus membeli sepuluh pemain sekaligus."
"Tak cuma itu, kami juga memperbarui kontrak Gianluigi Donnarumma. Dengan agen seperti Mino Raiola, kalian tahu sendiri itu bukan perkara gampang. Itu semua menguntungkan klub hari ini," tutup Mirabelli.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white