Persebaya Layangkan Surat ke PT LIB Buntut dari Insiden Penonton Bayi Meninggal

6 Agustus 2022 14:56
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Persebaya Surabaya melawan Persita Tangerang pada lada lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8).  Foto: Instagram/@persita.official
zoom-in-whitePerbesar
Persebaya Surabaya melawan Persita Tangerang pada lada lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8). Foto: Instagram/@persita.official
ADVERTISEMENT
Persebaya Surabaya melayangkan surat ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) buntut dari insiden penonton bayi meninggal usai pertandingan Persebaya vs Persita, 1 Agustus lalu. Persebaya meminta LIB meninjau ulang jam kick-off malam.
ADVERTISEMENT
''Innalilahi wa innailaihi rojiun. Keluarga besar Persebaya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga tidak ada lagi korban akibat pertandingan sepak bola yang larut malam,'' tulis pernyataan Persebaya, Jumat (5/8).
''Persebaya juga kembali melayangkan surat ke PT LIB untuk meninjau ulang penyelenggaraan pertandingan di atas pukul 19.00 WIB,'' lanjut mereka.
Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. Tim LIB sudah berada di Surabaya untuk melakukan investigasi dengan pihak-pihak terkait.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Suporter Persebaya Surabaya berikan dukungan Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru
zoom-in-whitePerbesar
Suporter Persebaya Surabaya berikan dukungan Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru
''Sudah [terima surat Persebaya]. Tim saya dan LIB lagi di Surabaya untuk berbicara dengan Persebaya dan berbagai pihak di sana,'' kata Lukita ketika dikonfirmasi kumparan, Sabtu (6/8).
Terkait insiden ini, sebelumnya beredar kabar di media sosial salah seorang bayi meninggal dunia usai menyaksikan pertandingan kandang perdana Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Bayi tersebut meninggal dunia karena masuk angin, mengingat pertandingan digelar malam hari, pukul 20:30 WIB. Adapun kabarnya bayi yang berusia 6 bulan itu dibawa oleh ayahnya dari Tegal, Jawa Tengah, menuju Surabaya, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020