Persebaya: Timnas Indonesia Paceklik Gelar karena Kualitas Wasit Liga 1 Buruk

17 Agustus 2022 13:58
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pemain Persebaya Surabaya Ahmad Nufiandani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada pertandingan Group C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/6/2022).  Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persebaya Surabaya Ahmad Nufiandani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada pertandingan Group C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/6/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Persebaya protes ke PSSI soal kinerja wasit di Liga 1 2022/23. 'Bajul Ijo' kecewa terhadap wasit Mansyur yang memimpin laga melawan Madura United akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, mengatakan buruknya kinerja wasit bisa berimbas pada kualitas Timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta Komite Wasit untuk mengevaluasi kinerja wasit agar bisa lebih baik lagi.
"Persebaya sangat dirugikan, sepak bola Indonesia secara umum juga sangat dirugikan, paceklik gelar timnas senior puluhan tahun salah satunya disebabkan masalah wasit liga yang buruk seperti ini," ucap Yahya dikutip situs resmi klub.
Ada dua keputusan yang menjadi sorotan oleh Persebaya. Pertama, sebelum gol perdana Madura United di menit 7, asisten wasit dua sudah mengangkat bendera tanda bola keluar dan tendangan gawang, tetapi wasit tengah menyatakan bola hidup.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Manajer Baru Persebaya, Yahya Alkatiri. Foto: Dok Persebaya
zoom-in-whitePerbesar
Manajer Baru Persebaya, Yahya Alkatiri. Foto: Dok Persebaya
Lalu, gol Persebaya yang dicetak Silvio Juninho di menit 53 dianulir karena wasit menilai pemain Persebaya, Leo Lelis, melakukan pelanggaran terhadap bek Madura United, Cleberson Martins. Persebaya mengeklaim, Cleberson yang lebih dulu melakukan pelanggaran.
ADVERTISEMENT
"Kami sudah memiliki rekaman detail, publik juga sudah melihat di tayangan langsung maupun potongan video yang saat ini sudah viral. Gol Silvio clear, Lelis dengan bek Madura juga 50:50 berebut posisi, tidak ada pelanggaran, bersih masuk, tapi dianulir oleh wasit tengah (Mansyur)," ucap Yahya.
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Timnas Nepal pada pertandingan Pra-Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6). Foto: PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Timnas Nepal pada pertandingan Pra-Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6). Foto: PSSI
"Saya tidak habis pikir wasit tengah tidak melihat asisten wasit dua mengangkat bendera, bukankah wasit dilengkapi sistem komunikasi sehingga bisa saling mengingatkan dalam memimpin pertandingan. Kami sudah mengirimkan surat ke Ketua Umum PSSI dan komite wasit terkait permasalahan ini," tambahnya.
Duel Persebaya vs Madura United berakhir imbang dengan skor 2-2. Gol Persebaya yang disahkan wasit dicetak oleh Silvio Juninho di menit 28 dan Sho Yamamoto di menit 49. Gol Madura United dicetak oleh Lulinha di menit 7 dan Cleberson Martins di menit 90+3.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020