kumparan
27 November 2019 20:42

Perseru-Badak Lampung Gilas Madura United Tiga Gol Tanpa Balas

Badak Lampung FC vs Madura United (PTR)
Pemain Badak Lampung dan Madura United berduel. Foto: Dok. LIB
Perseru Badak Lampung FC (PBL) tampil trengginas di pekan 29 Liga 1 2019. Menjamu Madura United di Stadion PKOR Way Halim, Rabu (27/11/2019), mereka menang 3-0.
ADVERTISEMENT
Gol-gol di laga ini dicetak Fernandinho ('11), Suhandi ('25), serta Marquinhos ('57) untuk PBL. Meski menang, PBL belum beranjak dari zona degradasi. Saat ini, mereka tertahan di posisi 16 dengan raihan 30 poin.
***
Di laga ini, PBL turun dengan susunan pemain terbaiknya. Marquinhos mengisi lini depan, diapit oleh Suhandi, Fernando 'Fernandinho' Gomes, dan Arthur Bonai di lini kedua.
Lini tengah diisi duet Akbar Tanjung dan Saepuloh Maulana. Lini pertahanan dikomandoi duet Bojan Malisic dan Anthony Golec.
Madura United melakukan hal serupa. Aleksandar Rakic, Andik Vermansah, dan David Laly mengisi lini depan, diapit Diego Assis, Asep Berlian, dan Alfath Fathier di tengah. Lini pertahanan dipimpin Jaimerson dan Ante Bakmaz.
Di awal babak pertama, PBL langsung menguasai jalannya laga. Mereka mampu mengalirkan bola dengan baik, walau mendapat tekanan dari para pemain Madura United.
ADVERTISEMENT
Hasilnya berbuah manis pada menit 11. Fernandinho mampu mencetak gol setelahmemanfaatkan bola muntah hasil sepakan salah seorang pemain PBL yang mengenai bek Madura United. Skor berubah 1-0.
Tertinggal satu angka, Madura United justru tidak memperlihatkan tanda-tanda peningkatan intensitas tekanan. Aliran bola mereka tidak teratur. Mereka juga kerap melakukan kesalahan individu.
Hal itu membuat PBL leluasa mencecar lini pertahanan Madura United. Pada menit 25, mereka sukses menambah gol. Kali ini, Suhandi yang sukses membobol gawang Madura United lewat sontekannya. Skor berubah 2-0.
Di sisa waktu babak pertama, Madura United mulai menyerang dengan gencar. Para pemain di lini serang seperti Andik, Laly, serta Rakic mulai lebih aktif bergerak. Meski begitu, Madura United tetap gagal mencetak gol.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, PBL juga kesulitan menambah angka. Alhasil, hingga babak pertama rampung, skor 2-0 untuk keunggulan PBL tetap bertahan.
Madura United langsung mengambil inisiatif permainan begitu babak kedua dimulai. Mereka bahkan memasukkan Kevy Syahertian dan Gufroni Al Ma'ruf untuk menambah daya dobrak di lini serang.
Namun, serangan yang dilepaskan Madura United masih bersifat individu. Hal itu membuat serangan mereka mampu dipatahkan oleh para pemain bertahan PBL.
Badak Lampung vs Madura United
Pemain Badak Lampung dan Madura United berduel. Foto: Dok. LIB
PBL sendiri masih mengandalkan serangan balik di babak kedua ini. Meski begitu, justru serangan balik mereka ini yang lebih mematikan. Itu terbukti pada menit 57.
Bermula dari umpan panjang salah seorang pemain PBL, Marquinhos yang menerima bola langsung melakukan dribel ke pertahanan Madura United. Ia kemudian sukses membobol gawang Madura United, mengubah skor menjadi 3-0.
ADVERTISEMENT
Setelah unggul tiga gol, PBL bermain lebih santai. Beberapa pergantian pun mereka lakukan untuk menjaga keseimbangan permainan, seperti masuknya Aulia Hidayat dan Frengky Kogoya.
Namun, tensi laga sempat meninggi sejenak. Pangkalnya, salah seorang pemain PBL dilanggar oleh Diego Assis. Situasi sempat memanas. Untunglah wasit mampu meredakan ketegangan tersebut.
Di sisa waktu babak kedua, Madura United masih berupaya untuk mencetak gol. Namun, upaya-upaya yang mereka lakukan ini masih gagal menemui gawang.
PBL sendiri memilih untuk bermain menunggu di sisa waktu yang ada ini. Alhasil, kegagalan Madura United mencetak gol di babak kedua ini membuat skor 3-0 untuk PBL tetap bertahan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan