kumparan
20 Juni 2018 13:18

Piala Dunia 2018: Portugal Beruntung karena Ronaldo Tak Egois

Cristiano Ronaldo
Selebrasi gol Cristiano Ronaldo ke gawang Spanyol. (Foto: Lucy Nicholson)
Setiap tim sepak bola tidak dimungkiri punya satu hingga dua nama pemain ikoniknya. Jika terlalu kuat, maka kasusnya akan seperti Argentina yang berlindung di bawah nama besar Lionel Messi.
ADVERTISEMENT
Bagaimana dengan Portugal? Dari anak-anak hingga suporter dewasa pastinya langsung teringat dengan nama Cristiano Ronaldo. Ya, Ronaldo adalah bintang milik tim. Tapi, Tim Nasional (Timnas) Portugal tidak lantas menjadi Ronaldo-sentris.
Seperti diutarakan bek kawakan Pepe, yang menyebut hat-trick CR7 saat melawan Spanyol di laga pertama kedua tim merupakan hal yang wajar. Tergabung di Grup B Piala Dunia 2018, Ronaldo menyelematkan Portugal dan memaksa laga berakhir imbang 3-3.
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2018 pun langsung menyedot perhatian publik. Pepe lalu berujar Portugal beruntung dengan hadirnya pemain seperti Ronaldo yang tidak besar kepala di lapangan.
"Bagi saya, itu bukan hal yang mengejutkan. Kami punya pertandingan yang fantastis. Yang terpenting, Ronaldo rendah diri di lapangan dan bekerja membantu tim," kata Pepe dikutip dari Sportskeeda, Rabu (20/6/2018).
ADVERTISEMENT
Di laga melawan skuat Negeri Matador, Portugal sendiri hanya menguasai 38% bola dan hanya melepaskan tiga serangan ke gawang. Namun, lihat saja bagaimana gol kedua Ronaldo (44') didapat dari umpan Goncalo Guedes.
Gelandang yang dimotori William Carvalho pun aktif bergerilya membangun kombinasi umpan di depan kotak penalti. Hingga akhirnya, total tiga gol dipersembahkan Ronaldo sekaligus rekor sebagai pencetak hat-trick tertua di Piala Dunia.
Tiga gol dari Ronaldo juga menandakan 84 gol dalam pertandingan pemain berusia 33 tahun itu bersama Timnas. Torehan golnya pun kini menyamakan rekor Ferenc Puskas (Hungaria) sebagai pemain Eropa yang mencetak gol internasional terbanyak.
"Ronaldo juga bahagia bersama Timnas Portugal dan dia percaya diri setiap hari dan di setiap pertandingan," ucap Pepe memuji rekan setimnya itu.
ADVERTISEMENT
"Portugal sangat senang dengan performa Ronaldo begitu juga pemain lainnya. Kami berjuang mencetak gol untuk negara," ujarnya mengakhiri.
Ronaldo memang sudah sering memperlihatkan diri sebagai team-player. Pada final Piala Eropa 2016, misalnya. Ketika ia tak bisa melanjutkan pertandingan akibat cedera lutut, Ronaldo tidak berhenti meneriakkan semangat dan mengingatkan rekan-rekannya dari pinggir lapangan.
Berikutnya, Portugal akan menghadapi Maroko, Rabu (20/6) pukul 19:00 WIB, di Luzhniki Stadium, Moskow.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan