Bola & Sports7 Januari 2019 15:44

Piala FA: Liverpool Minim Opsi di Lini Belakang

Konten Redaksi kumparan
Piala FA: Liverpool Minim Opsi di Lini Belakang (237749)
Proses terciptanya gol Virgil van Dijk ke gawang Wolverhampton. (Foto: REUTERS/Darren Staples)
Perjalanan Liverpool di Piala FA musim ini akan dimulai Selasa (8/1/2019) dini hari WIB. Pada laga perdananya, The Reds langsung berhadapan dengan salah satu tim yang cukup merepotkan di Liga Primer Inggris, Wolverhampton Wanderers. Laga ini juga menjadi ujian tersendiri bagi Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, untuk mengatasi masalah di lini belakangnya.
ADVERTISEMENT
Masalahnya tentu bukan soal kualitas. Lini belakang Liverpool adalah yang terkuat di Inggris, bahkan mungkin di Eropa. Di liga, gawang Alisson Becker baru kebobolan 10 gol dari 21 laga yang telah mereka jalani. Lalu, ada di mana masalahnya?
Masalah lini belakang Liverpool saat ini ada di kuantitasnya. Dua bek tengah The Reds, Joel Matip dan Joe Gomez, tengah menjalani terapi untuk memulihkan cedera masing-masing. Praktis, hanya tersisa Dejan Lovren dan Virgil van Dijk sebagai bek tengah Liverpool yang tersedia.
Hanya tersedianya dua bek tengah tentu bukan situasi yang ideal bagi Liverpool, terutama menghadapi periode yang padat di bulan Januari ini. Sebagus-bagusnya duet Lovren dan van Dijk, kelelahan pasti mengintai dan opsi tentu dibutuhkan agar mereka dapat beristirahat.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi minimnya opsi Liverpool di posisi bek tengah, Klopp menyatakan bahwa ia mesti memperlihatkan sisi kreatifnya, terutama di laga melawan Wolves esok. Meskipun begitu, bukan berarti van Dijk dan Lovren otomatis akan diistirahatkan.
Piala FA: Liverpool Minim Opsi di Lini Belakang (237750)
Robertson dan Klopp di akhir laga melawan Manchester United. (Foto: Reuters/Carl Recine)
“Saya harus kreatif. Mungkin van Dijk dan Lovren akan kembali diturunkan, kami akan mengevaluasi terlebih dahulu. Apabila mereka tidak diturunkan, tentu kami harus kreatif. Kami tidak mungkin merekrut bek tengah baru hanya untuk bermain di satu pertandingan, dan mungkin untuk pertandingan selanjutnya,” ungkap Klopp dilansir situs resmi Liverpool.
Lovren dan van Dijk kemungkinan besar akan diturunkan mengingat kualitas lawan Liverpool kali ini. Namun, Klopp sempat menyatakan keinginannya untuk merotasi tim di pertandingan Piala FA kali ini. Bagaimana pun, ia juga sempat menegaskan bahwa menjuarai Piala FA tak akan membuat dirinya dan skuat asuhannya lepas dari kritik, dan menjuarai Liga Primer Inggris adalah prioritas utamanya.
ADVERTISEMENT
Di satu sisi, berdasarkan situs resmi Liverpool, Klopp sebenarnya masih memiliki satu opsi lagi di posisi bek tengah. Ia adalah Nathaniel Phillips, eks akademi Bolton Wanderers yang sempat menjadi kapten di tim U-23 Liverpool.
Phillips tentunya bisa menjadi opsi, namun rasanya terlalu berisiko menurunkan pemain yang belum pernah tampil untuk tim utama di pertandingan melawan Wolves, yang memiliki kualitas pemain di atas rata-rata.
Satu opsi lainnya yang layak dicoba Klopp adalah menurunkan Fabinho di pos sentra pertahanan. Paul Gorst dan Tom Squires, dua penulis di Liverpool Echo, mengajukan nama sang gelandang bertahan asal Brasil untuk menemani Lovren di lini belakang. Menurut mereka, Fabinho memiliki atribut yang cocok untuk menjadi pemain bertahan, serta van Dijk pun layak untuk mendapatkan waktu istirahat.
ADVERTISEMENT
Piala FA: Liverpool Minim Opsi di Lini Belakang (237751)
Fabinho melakukan pemanasan. (Foto: REUTERS/Phil Noble )
Dimundurkannya Fabinho ke lini belakang juga membuka jalan bagi Naby Keita untuk tampil. Pemain asal Guinea yang diboyong mahal dari RB Leipzig ini masih jarang mendapat kesempatan tampil di Liverpool. Klopp menyatakan bahwa memang Keita masih belum tampil maksimal seperti di Leipzig dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
“Saya berbicara dengan Keita dan ia bahagia. Apakah ia mampu untuk bermain dengan lebih nyaman? Tentu. Apakah ia pemain yang sama seperti ketika ia bermain bagi Leipzig? Tidak, namun ia masih beradaptasi," kata Klopp.
Laga melawan Wolves tentu akan menjadi ajang yang tepat bagi Keita untuk meneruskan masa adaptasinya. Pada dasarnya, ia pun tampil cukup memuaskan ketika diturunkan, dan Klopp tentu akan memanfaatkan peluang ini untuk memberikan waktu bermain bagi Keita.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white