kumparan
16 Januari 2020 4:39

Piala FA: Manchester United Melaju ke Babak Keempat

Manchester United, Wolverhampton
Aksi Martial pada laga melawan Wolverhampton. Foto: Twitter @ManUtd
Manchester United mengakhiri laga ulangan babak ketiga Piala FA dengan kemenangan. Menghadapi Wolverhampton di Old Trafford, Kamis (16/1/2020) dini hari WIB, United menang tipis 1-0 via gol Juan Mata pada menit ke-67.
ADVERTISEMENT
Skor akhir yang tersaji menjadi gambaran pas jalannya laga. Sejak menit awal, kedua tim bermain dengan tempo yang relatif pelan. United banyak memainkan bola di area sendiri, sedangkan Wolves cenderung bertahan di kedalaman.
Hal tersebut terlihat setidaknya hingga memasuki menit ke-10. Alhasil, tak ada peluang berarti dari kedua tim sehingga laga tampak hambar.
Sebentar, sebetulnya sempat tercipta gol pada menit ke-9 untuk Wolves lewat sosok Pedro Neto. Akan tetapi, wasit lewat tinjauan VAR menganulir gol tersebut karena sebelumnya Raul Gimenez melakukan handball. Skor pun belum berubah.
Laga baru berjalan menarik begitu memasuki menit ke-25. Di titik ini permainan United dan Wolves jauh lebih terbuka. Ibarat pertandingan basket, kedua tim benar-benar silih berganti melancarkan serangan.
ADVERTISEMENT
Pada menit ke-28, misalnya, Juan Mata melepaskan sepakan keras dari depan kotak penalti menuju gawang Wolves. Semenit berselang, giliran Raul Gimenez mendapat peluang lewat sundulan setelah menerima umpan Ruben Neves.
Namun, tak satu pun dari dua peluang tersebut yang berbuah gol. Begitu pula tiga peluang lain yang masing-masing didapat United dan Wolves kurun sepuluh menit berikutnya. Babak pertama lantas berakhir dengan skor 0-0.
Daniel James, Manchester United, Wolverhampton
Daniel James, penyerang sayap Manchester United. Foto: Twitter @ManUtd
Memasuki babak kedua, United melakukan perubahan. Mereka kini bermain lebih direct dan tampak membiarkan Wolves leluasa menyerang. Pendekatan itu membuat United bisa memaksimalkan kecepatan para pemain mereka lewat serangan balik.
Dalam hal ini Daniel James dan Martial, yang di babak kedua lebih banyak di area sayap, jadi sosok yang paling sering menebar ancaman. Berulang kali pergerakan keduanya di kedua tepi membuat lini pertahanan Wolves kepayahan.
ADVERTISEMENT
Walau begitu, baru pada menit ke-67 gol tercipta. Bukan lewat James atau pun Martial, melainkan via sosok Mata. Gelandang asal Spanyol itu menerima umpan Martial dalam sebuah serangan balik sebelum mencetak gol ke gawang Wolves.
Yang kemudian dilakukan Wolves setelah tertinggal adalah meningkatkan intensitas tekanan. Mereka juga memasukkan dua pemain: Gibbs-White menggantikan Pedro Neto, sedangkan Ruben Vinagre menggantikan Jonny Castro.
Namun, pergantian itu tak berarti apa-apa. Wolves masih sulit menciptakan peluang. Situasi mereka kian pelik lantaran United mulai fokus bertahan. Alhasil, laga berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan