kumparan
21 Apr 2018 16:35 WIB

'Pogba Harus Lebih Percaya Diri dan Bertanggung Jawab di Lapangan'

Pogba dengan ban kapten di lengannya. (Foto: Jason Cairnduff/Reuters)
Paul Pogba tengah berupaya mengembalikan kepercayaan publik Manchester United terhadap penampilannya musim ini. Setelah melewati waktu-waktu sulit dengan berbagai kritik yang menerpanya beberapa waktu ke belakang, perlahan tapi pasti ia kembali menunjukkan performa impresif.
ADVERTISEMENT
Penampilannya di laga United melawan Manchester City pada Derbi Manchester dua pekan lalu, dianggap menjadi penampilan terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir. Turun sebagai starter dan bermain penuh 90 menit, Pogba menyumbang dua gol untuk kemenangan 3-2 United.
Namun, penampilan Pogba dianggap kembali angin-anginan karena pada pertandingan selanjutnya usai Derbi Manchester, United keok 0-1 dari West Bromwich Albion. Pogba saat itu turun sebagai starter, tapi tampil mengecewakan. Satu kartu kuning yang ia dapat karena (sengaja) melakukan handball menjadi salah satu faktor ditarik keluarnya dia ketika babak kedua berjalan 13 menit.
Mourinho sendiri buka suara terkait keputusannya mengganti Pogba di babak kedua. Manajer asal Portugal itu mengaku tak ingin ambil risiko dengan membiarkan eks pemain Juventus itu tetap berada di lapangan. Terlebih United memang tengah melewati jadwal padat saat itu.
ADVERTISEMENT
Tiga hari usai dikalahkan West Brom, United harus langsung bertandang ke markas Bournemouth dan Pogba tampil cukup moncer dengan menyumbangkan satu assist ketika diturunkan selama 80 menit di lapangan.
Naik-turunnya penampilan Pogba inilah yang kerap dikritik oleh banyak pihak. Legenda-legenda United macam Bryan Robson dan Garry Naville bahkan sempat mengkritik kelakukan Pogba di luar lapangan yang terlalu nyeleneh dan menyarankan sang pemain untuk lebih fokus bermain dan membuktikan kualitasnya di atas lapangan.
Serupa tapi tak sama, masukan juga diberikan oleh tandem Pogba di lini tengah United, Nemanja Matic. Gelandang asal Serbia itu sejatinya percaya bahwa Pogba bisa berkembang dan tampil lebih bagus lagi, tetapi Matic juga mendesak Pogba untuk memberikan usaha lebih kepada timnya.
ADVERTISEMENT
"Dengan kualitas, kepribadiannya, dia (Pogba) harus lebih percaya diri lagi dan perlu lebih bertanggung jawab. Dia memang masih muda, dan bisa berkembang. Dia menunjukkan perkembangan itu di laga melawan City yang mengindikasikan bahwa dia bisa lebih baik dan lebih baik lagi," kata Matic jelang laga melawan Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA, Sabtu (21/4/2018).
Jika menilik statistik Paul Pogba bersama 'Iblis Merah' musim ini, Pogba sejatinya mengalami peningkatan dengan sumbangan 10 assist di ajang Premier League. Raihan itu ditambah dengan sumbangan lima gol, dengan catatan masih ada empat pertandingan tersisa.
Pogba merayakan gol ke gawang City. (Foto: Reuters/Russell Cheyne)
Akan tetapi, peningkatan statistik Pogba nyatanya tidak bisa menghindarkan sang pemain dari terpaan kritik. The Red Devils yang tersingkir dari Liga Champions dan sekarang kudu bersusah payah berebut posisi dua di papan klasemen, jadi tolok ukur lain mengapa Pogba dinilai tidak tampil memuaskan.
ADVERTISEMENT
Pogba kian tersudutkan jika menilik catatannya di Piala FA, karena pemain berusia 25 tahun tersebut baru tampil satu kali di ajang ini, tanpa membukukan gol atau assist. Padahal, jika menerka jalan United di sisa musim ini, Piala FA adalah satu-satunya trofi yang masih mungkin didapatkan.
Namun, Matic meyakini Pogba bakal segera menemukan kembali sentuhannya. Pemain asal Serba itu percaya jika kualitas Pogba terlihat pada suatu laga akan meningkatkan kepercayaan diri pemain United yang lain.
"Dia harus berani mengambil tanggung jawab. Dia mencetak gol dan memberikan kepercayaan diri kepada pemain lain. Contohnya setelah gol pertamanya ke gawang City, kami mulai percaya bisa melakukan sesuatu. Itulah yang seharusnya dia lakukan," papar Matic.
ADVERTISEMENT
"Dia adalah pemain hebat, dia terus berlari dan punya kualitas mengolah bola, dia bisa mencetak gol dan juga bisa bertahan dengan sangat bagus," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan