kumparan
search-gray
Bola & Sports20 Maret 2020 20:50

PSS Sleman Lakukan Cek Kesehatan untuk Antisipasi Virus Corona

Konten Redaksi kumparan
PSS vs Persib (PTR)
Pemain Persib dan PSS berduel memperebutkan bola. Foto: Dok. PT LIB
PSS Sleman meliburkan pemain selepas tampil pada pekan ketiga Liga 1 2020 kontra Persib Bandung, Minggu (15/3/2020). Pada Kamis (19/3/2020) penggawa 'Super Elang Jawa' kembali berkumpul. Bukan untuk latihan, melainkan untuk pemeriksaan kesehatan. PSS sadar betul akan pentingnya pencegahan virus corona.
ADVERTISEMENT
Didampingi dokter tim, dr. Elwizan Aminudin, penggawa PSS melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada yang terjangkit virus corona atau tidak.
“Setelah pulang dari Bandung, kami libur. Kemarin, Kamis (19/3/2020) kami melakukan pemeriksaan kesehatan apakah ada yang terjangkit virus corona atau tidak. Alhamdulillah, semua pemain dan ofisial hasilnya aman (negatif),” ujar Muhammad Eksan—asisten manajer PSS—saat dihubungi kumparanBOLA, Jumat (20/3/2020).
Tes kesehatan Super Elang Jawa terbilang lengkap. Menurut keterangan dr. Elwizan, pemeriksaan dimulai dari pengecekan darah hingga thorax.
“Kami melakukan deteksi dini untuk pencegahan penyebaran virus corona. Pemain dan ofisial diambil darah, foto thorax, vaksin flu, dan injeksi vitamin antibodi. Semua dilakukan sebagai tindakan preventif mencegah terjangkit virus corona. Selain itu, pesan saya ialah jaga kebersihan terutama tangan, jauhi keramaian, istirahat cukup, dan makan makanan bergizi,” kata dr. Elwizan.
ADVERTISEMENT
Setelah melakukan deteksi kesehatan, penggawa PSS kembali diliburkan hingga 30 Maret mendatang. Manajemen menunggu informasi terbaru dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI soal kejelasan kapan kompetisi dimulai lagi.
PSS, Bali United (C)
Pemain PSS Sleman, Jepri (kanan), berupaya melewati pemain Bali United, Ricky Fajrin. Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
“Mempertimbangkan kondisi terkini serta mementingkan aspek kesehatan pemain dan ofisial, tim pelatih akan meliburkan tim sampai 30 Maret atau sampai ada instruksi resmi berikutnya dari PSSI,” ujar Danilo Fernando, Manajer PSS.
Selama jeda kompetisi, manajemen meminta para pemain untuk menjaga kebugaran. Selain itu, penggawa PSS kudu mengikuti imbauan pemerintah tak bepergian ke tempat ramai.
“Kami memulangkan pemain dan mereka harus bisa menjaga kondisi saat di rumah masing-masing. Jangan sampai keluar rumah. Kurangi itu untuk antisipasi agar tidak terinfeksi virus corona. Di Yogyakarta juga kondisinya ada yang terinfeksi. Kami khawatir dan mengantisipasi dengan kebijakan libur,” kata Eksan.
ADVERTISEMENT
---
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white