kumparan
6 November 2019 17:21

PSSI Siap Bayar Kompensasi Sisa Kontrak Simon McMenemy

Timnas Indonesia, Timnas Vietnam, Kualifikasi Piala Dunia (POTRAIT)
Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy menyaksikan laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia melawan Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (15/10/2019). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menyudahi kontrak kerja sama dengan Simon McMenemy sebagai juru latih Timnas Indonesia. Putusan itu diambil saat PSSI menggelar rapat dengan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (5/11/2019) malam.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, persoalan federasi tak seketika selesai. Pasalnya, PSSI sudah terlanjur mengikat McMenemy dengan kontrak yang berakhir pada 2020.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, paham. Melepas McMenemy di tengah berarti harus membayar biaya kompensasi sisa kontrak.
''Ya itu risiko dan memang aturannya begitu. Tidak bisa enggak dan kita bayarkan karena ada aturannya dalam kontrak tersebut dan pasti akan kita tindak lanjuti,'' kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu ketika ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).
''Sekarang kita pilih mana, prestasi atau uang? Tentunya kita memilih prestasi. Karena, mohon maaf sekali, kalau uang bisa dicari, 'kan? Jadi prestasi ini yang mesti kita kejar karena ini menyangkut nama baik Indonesia,'' imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Latihan Timnas Indonesia Jelang Laga Melawan Vietnam, Bali
Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy saat menjalani latihan jelang melawan Vietnam, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (14/10/2019). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Pekerjaan PSSI setelah merampungkan persoalan kompensasi tak terhenti di situ saja. Setelah melepas McMenemy, mereka mesti mencari penggantinya.
Sudah ada beberapa nama untuk menggantikan McMenemy. Dua di antaranya adalah mantan pelatih Timnas U-23 pada 2017-2018, Luis Milla, dan eks pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong.
''Kita enggak menutup mata juga untuk pelatih lokal bisa menangani Timnas Indonesia. Dalam dua hari mendatang kami akan kumpulkan para pelatih lokal untuk mereka memberikan masukan kepada kami soal kandidat pelatih,'' kata Iwan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan