kumparan
Bola & Sports27 Oktober 2019 7:49

Pulisic Tunjukkan Taji, Pulisic Tuai Puja-puji

Konten Redaksi kumparan
Christian Pulisic (PORTRAIT)
Ekspresi Pulisic saat mencetak gol untuk Chelsea. Foto: REUTERS/Andrew Yates
Situasi sulit sempat mendera Christian Pulisic di Chelsea. Namun, semua itu terbayar di pekan 10 Premier League 2019/20.
ADVERTISEMENT
Pulisic mendapat kesempatan mentas sejak awal saat Chelsea bertandang ke Turf Moor untuk menghadapi Burnley, Sabtu (26/10/2019). Ini kesempatan langka buat Pulisic.
Sejak didatangkan dari Borussia Dortmund pada awal musim, Pulisic jarang bermain. Ia baru main sebanyak 6 kali untuk Chelsea di Premier League 2019/20.
Pulisic mesti beradaptasi dengan atmosfer sengit Premier League, jadwal padat, dan kondisi Chelsea yang berbeda dengan Dortmund. Akibatnya ia mesti ditepikan dulu dari daftar pemain utama Frank Lampard di Chelsea.
Pulisic membuktikan bahwa ia tetap bisa menjadi pembeda meski tak punya banyak kesempatan. Ia menggila di laga melawan Burnley. Tak sekadar menyerang, Pulisic membuat hattrick.
Di hadapan kawan dan lawan, Pulisic bisa berteriak lantang, melepas beban yang menggelayut di pundak.
ADVERTISEMENT
Hattrick itu memampukan Pulisic menulis sejumlah catatan apik. Ia menjadi pemain kedua asal Amerika Serikat yang membukukan trigol di sepanjang sejarah Premier League setelah Clint Dempsey.
Pulisic juga merupakan pemain termuda Chelsea yang sanggup mencetak hattrick di Premier League. Ia bahkan menjadi pemain kelima Chelsea yang mampu mencetak trigol dengan sempurna--alias menggunakan kaki kiri, kaki kanan, dan sundulan--di Premier League.
Lampard tidak mungkin menutup mata atas pendar Pulisic. Lampard puas karena Pulisic mampu menjawab kritik soal harganya yang selangit itu.
"Saya tahu cerita di balik transfernya dan tekanan yang harus ia dapat karena hal tersebut. Saya juga tahu ia main untuk negaranya selama musim panas dan hanya punya waktu istirahat sepekan," ujar Lampard, dilansir situs resmi Chelsea.
ADVERTISEMENT
"Ia sudah bermain selama beberapa menit musim ini. Ia kerap bermain bagus saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Ia layak atas posisi di tim inti dalam laga ini [lawan Burnley]. Terbukti, ia membayarnya dengan penampilan apik," tambahnya.
Christian Pulisic
Pulisic merayakan gol bersama rekan setimnya di Chelsea. Foto: Reuters/Lee Smith
Meski begitu, Lampard sadar bahwa jalan Pulisic masih panjang. Ia meminta Pulisic agar tidak segan bersaing untuk merengkuh tempat utama di Chelsea.
"Saya tahu ia [Pulisic] pemain bagus. Saya yakin ia juga tahu bahwa ketika latihan, saya selalu memintanya untuk terus memberikan segalanya dan yang terbaik. Ia masih berusia 21 tahun. Ia harus terus belajar dan berkembang," jelas Lampard.
"Ia juga tidak boleh takut bersaing karena saya ingin setiap pemain di lini serang Chelsea memiliki determinasi tinggi untuk membobol gawang lawan. Di laga tadi [lawan Burnley], ia sukses menunjukkannya," tutup Lampard.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan