kumparan
3 November 2019 13:43

Ratu Tisha: Diminta Jadi Sekjen PSSI Lagi, Saya Siap

Pertemuan PSSI dengan Kemenpora, Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI, POTRAIT
Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI saat Pertemuan PSSI dengan Kemenpora terkait Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (29/10/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kongres Luar Biasa PSSI, Sabtu (2/11/2019), telah mengumumkan Mochamad Iriawan, atau yang lebih dikenal dengan Iwan Bule, sebagai Ketua Umum yang baru. Pertanyaannya sekarang, akankah Iwan mempercayakan Ratu Tisha Destria untuk tetap menjadi Sekjen PSSI?
ADVERTISEMENT
Tisha sendiri masih menampik soal itu. Ketika ditanya apakah dirinya dan Iwan sudah membicarakan perihal jabatan tersebut, Tisha menjawab dengan diplomatis.
"Saya rasa hal ini bukan prioritas saya menanyakan hal itu. Ini 'kan (soal) posisi, yang paling penting (sekarang) kongres berjalan dengan lancar, baik," ujar Tisha.
Namun, bagaimana jika Tisha dipertahankan? "Diminta jadi sekjen lagi saya siap," ucap Tisha singkat.
Tisha lantas menjabarkan bahwa seorang Sekjen terikat kontrak profesional berdasarkan Statuta PSSI. Ia mengibaratkan dirinya seperti pekerja profesional lainnya yang menjalankan tugas berdasarkan kontrak kerja sama.
"Apabila tak ada pemberhentian, seperti halnya karyawan biasa, apabila dipercaya kembali, pasti saya akan melanjutkan amanah ini," kata Tisha.
Lipsus PSSI, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria saat Press Conference launching Shopee Liga 1 tahun 2019. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Iwan Bule sendiri masih akan mengevaluasi Tisha. Apakah Tisha akan lanjut menjabat sebagai Sekjen PSSI atau tidak baru akan diketahui dalam beberapa bulan ke depan.
ADVERTISEMENT
Iwan menjadi satu dari tiga calon ketua umum yang tersisa dalam Kongres Luar Biasa PSSI tersebut bersama Arif Putra Wicaksono dan Rahim Soekasah. Sementara, delapan calon lain mengundurkan diri.
Awalnya, ada 11 calon ketua umum yang lolos verifikasi Komite Pemilihan (KP), termasuk Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Namun, La Nyalla kemudian memutuskan mundur sebelum Kongres digelar.
Pada Hari-H, tujuh orang lain menyusul mundur, diawali oleh Bernhard Limbong. Limbong mundur sebelum masuk ke ruang Kongres dengan alasan sibuk mengurusi bisnisnya.
Lipsus PSSI, Ketua PSSI terpilih Mochamad Iriawan
Ketua PSSI terpilih Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Setelah itu, enam calon lagi—Vijaya Fitriyasa, Fary Djemy Francis, Sarman, Yesayas Oktavianus, Benny Erwin, dan Aven Hinelo—memutuskan angkat kaki dari ruangan Kongres. Mereka WO karena merasa ada intransparansi yang mencederai Kongres.
ADVERTISEMENT
Pada akhirnya, tersisa tiga nama pada Kongres Luar Biasa PSSI: Iwan, Rahim, dan Arif. Dari tiga nama tersebut, hanya Arif yang mendapatkan suara. Dari total 86 voter, 82 memilih Iwan, sementara tiga voter abstain dan satu voter lagi—Persis Solo—tidak mengikuti pemilihan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan