kumparan
16 Januari 2019 7:56

Resmi: Fulham Datangkan Ryan Babel dari Besiktas

Rekrutan anyar Fulham, Ryan Babel. (Foto: Twitter: Fulham)
Fulham bergerak cepat di jendela transfer musim dingin ini. The Cottagers resmi menggaet Ryan Babel dari Besiktas. Pemain berusia 32 tahun itu diikat kontrak dengan durasi setengah musim.
ADVERTISEMENT
Betul, Premier League bukanlah arena asing bagi Babel. Dua setengah musim pernah dihabiskannya bersama Liverpool, dari edisi 2007/08 hingga pertengahan 2010/11. Meski, ya, kariernya tak begitu mentereng bersama The Reds karena cuma mengemas 22 gol dari 146 pertandingan di berbagai ajang. Akan tetapi, tetap saja pengalaman dan kemampuannya diharapkan mampu membantu Fulham untuk lolos dari jeratan degradasi.
"Kesan pertama di ini cukup manis dan saya sangat gembira. Saya benar-benar memiliki keyakinan bahwa Fulham dapat bertahan (di Premier League). Itulah salah satu alasan saya di sini, untuk mencoba dan membantu merealisasikannya," kata Babel kepada Fulhamfctv.
Karier Babel sempat meredup setelah Liverpool melepasnya ke Hoffenheim. Keputusan Babel untuk pulang ke Ajax Amsterdam juga masih gagal mengembalikan performanya secara signifikan.
ADVERTISEMENT
Babel kemudian melancong ke klub Turki, Kasimpasa, serta tim asal Uni Emirat Arab, Al-Ain, hingga akhirya merapat ke Besiktas pada 2016 setelah sempat semusim bersama Deportivo La Coruna.
Nah, bersama Besiktas inilah Babel mulai memancarkan pendarnya. Di musim keduanya, 2017/18, dia berhasil mengemas 13 gol--hanya 2 gol lebih sedikit dari Anderson Talisca sebagai topskorer Besiktas. Torehan yang kian mempermanis gelar juara Liga Super Turki yang diraih Black Eagles saat itu.
Penanjakan performa di level klub itu pula yang membuat Babel kembali diundang untuk memperkuat Tim Nasional Belanda. Kontribusinya juga tak sepele karena berhasil mengantar De Oranje lolos ke babak semifinal UEFA Nations League.
Pengalaman mentas di berbagai liga dan juga bersama Timnas Belanda itu yang membuat Fulham tergerak untuk meminang Babel, sebagaimana yang dijelaskan Tony Khan selaku Wakil Presiden Fulham.
ADVERTISEMENT
Senyum semringah Ryan Babel usai cetak gol ke gawang Prancis. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)
"Ryan telah menunjukkan kualitasnya sebagai penyokong serangang di level klub serta panggung internasional. Kami menyambut berbagai pengalamannya itu untuk membangun skuat di paruh kedua dengan sembilan pertandingan kandang yang tersisa," kata Tony.
Fulham yang baru mengemas 14 angka kini terdampar di peringkat 19 klasemen Premier League sementara, terpisah 5 poin dari Cardiff City yang berada di daftar aman zona degradasi. Wajar saja, cuma sebiji kemenangan yang berhasil diukir Fulham dalam 9 laga terakhir Premier League.
Selain dari rapuhnya barisan pertahanan, tumpulnya sektor depan juga jadi biang utamanya. Rata-rata gol per laga Fulham hanya menyentuh 0,9; terendah keempat di antara seluruh kontestan Premier League.
Mitrovic dan Kamara berebut penalti. (Foto: Reuters/Matthew Childs )
ADVERTISEMENT
Masalahnya, Fulham memang tak memiliki banyak opsi pencetak gol. Terhitung cuma Aleksandar Mitrovic dan Andre Schuerrle yang bisa dijadikan andalan. Keduanya total sudah mengemas 14 gol, atau lebih dari setengah kalkulasi gol Fulham di Premier League.
Inilah mengapa Babel bakal memainkan peran penting nantinya, untuk mempertajam trisula dalam pakem 4-3-3 yang intens dipakai Claudio Ranieri. Terlebih lagi, Babel bisa bermain lebih dari satu posisi, sebagai winger kanan dan kiri, serta penyerang tengah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan