kumparan
22 Maret 2019 18:59

Richarlison: Saya Siap Gantikan Neymar di Timnas Brasil

Richarlison
Richarlison merayakan gol untuk TImnas Brasil. Foto: USA Today/Reuters/Geoff Burke
Sudah dipastikan Neymar Junior takkan memperkuat Timnas Brasil dalam uji tanding melawan Timnas Panama dan Republik Ceko pada 24 dan 27 Maret 2019. Pasalnya, bintang Paris Saint-Germain itu masih berjuang untuk sembuh dari cedera ligamen, yang dideritanya sejak Januari silam.
ADVERTISEMENT
Absennya Neymar dapat dipandang sebagai sebuah kerugian untuk skuat besutan Tite itu. Namun, bukan perkara gol saja yang membuat kehadiran pemain berusia 27 tahun itu begitu dirindukan. Karena Neymar juga merupakan pemimpin bagi rekan-rekannya ketika Brasil berlaga.
Akan tetapi, Richarlison Andrade tak ingin memandangnya seperti itu. Menurut pemain depan Everton itu, absennya Neymar merupakan kesempatannya untuk berpijar.
“Saya tahu bahwa Neymar merupakan pemain yang hebat, karena dia bisa menyulap laga yang sulit menjadi mudah. Sehingga, saya merasa kehilangannya akan sangat terasa dalam tim,” ucap Richarlison sebagaimana dilansir beIN Sports.
“Namun, jangan meratapi hilangnya Neymar secara berlebihan. Untuk mengisi posisi yang telah ditinggalkan, saya siap. Jika saya tampil, saya akan memberikan yang terbaik supaya negara saya memenangi pertandingan."
ADVERTISEMENT
“Saya merupakan seorang pemuda yang selalu ingin mencetak gol. Saya juga bisa terdaftar dalam skuat Brasil karena saya mencetak banyak gol untuk tim saya. Saya ingin terus mencetak gol, karena saya ingin menyandang status topskor di negara saya,” lanjut pemain berusia 21 tahun itu.
Richarlison
Richarlison merayakan golnya untuk Everton. Foto: REUTERS/Peter Powell
Seperti yang dibilang Richarlison sendiri, kepercayan dalam dirinya muncul karena kontribusinya tak sepele untuk Everton. Sejauh musim ini bergulir, dia telah membukukan 13 gol dan 1 assist untuk The Toffees di seluruh kompetisi.
Selain itu, perlu diingat juga bahwa menggantikan Neymar bukanlah pengalaman yang asing bagi Richarlison. Mengingat dia pernah melakukannya ketika Brasil melakoni uji tanding melawan Timnas Kamerun pada November 2018.
Cedera Neymar pada menit 8 adalah akar di balik keputusan Tite memasukkan Richarlison. Keputusan ini berbuah gol sundulan Richarlison di akhir babak pertama. Gol inilah yang membuat tim berjuluk Selecao itu memenangi laga dengan skor 1-0.
ADVERTISEMENT
Selain gol itu, Richarlison juga menunjukkan kapabilitas dalam melakukan dribel, tembakan, operan, hingga membuka ruang melalui pergerakan tanpa bola. Dengan kepercayaan diri yang begitu tinggi, tentu saja Richarlison berharap skenario serupa juga akan terjadi dalam uji tanding kali ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan