Sikap Bruno Fernandes Menuai Kritik, Beri Contoh Buruk ke Pemain Muda MU

14 Januari 2022 19:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pemain Manchester United Bruno Fernandes berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Manchester United Bruno Fernandes berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS
ADVERTISEMENT
Sikap Bruno Fernandes di Manchester United (MU) menuai kritikan. Gelandang asal Portugal itu dianggap menularkan pengaruh buruk kepada para pemain muda 'Setan Merah'.
ADVERTISEMENT
Fernandes memang tengah dalam masa-masa sulit. Ia hanya bisa mencetak 5 gol dalam 25 pertandingan musim ini dan itu adalah jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan catatannya di musim sebelumnya.
Namun, gestur yang ditunjukkan Fernandes di lapangan dianggap tidak seharusnya ditampilkan oleh pemain senior sepertinya. Fernandes yang frustrasi kerap terlihat mengangkat kedua tangannya ke udara sembari tampak gusar.
Eks bek Skotlandia, Alan Hutton, berpikir bahwa seorang pemain senior perlu menjaga ketenangan ketika mereka berada di lapangan. Hutton bahkan menyebut Fernandes sebagai biang keladi kekacauan di MU.
Pemain Chelsea Jorginho berebut bola dengan pemain Manchester United Bruno Fernandes pada pertandingan lanjuta Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Inggris. Foto: David Klein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Chelsea Jorginho berebut bola dengan pemain Manchester United Bruno Fernandes pada pertandingan lanjuta Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Inggris. Foto: David Klein/REUTERS
"Jelas kami tidak mengetahui apa yang terjadi di ruang ganti, tetapi ada banyak kebisingan di sekitar Manchester United saat ini," kata Hutton kepada Football Insider.
ADVERTISEMENT
"Hal terbesar bagi saya, dari luar melihat ke dalam, adalah bahasa tubuh beberapa pemain. Anda boleh saja mengalami kemerosotan, itu hal biasa, tetapi itu tetap harus ditangani karena Anda berada dalam sebuah pertandingan,” tambahnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Lebih lanjut, Hutton menganggap tindakan mengangkat tangan di udara yang dilakukan Fernandes adalah sebuah gestur yang mengisyaratkan bahwa ia menyalahkan orang lain.
"Dia mengangkat tangannya ke udara, menyalahkan orang lain. Dia [Fernandes] adalah pemain yang anak-anak muda ini, seperti [Mason] Greenwood, harapkan untuk benar-benar membantu mereka bergerak maju," tegas Hutton.
Pemain Chelsea Marcos Alonso berebut bola dengan pemain Manchester United Bruno Fernandes pada pertandingan lanjuta Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Inggris. Foto: Matthew Childs/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Chelsea Marcos Alonso berebut bola dengan pemain Manchester United Bruno Fernandes pada pertandingan lanjuta Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Inggris. Foto: Matthew Childs/REUTERS
Ini bukan pertama kalinya Fernandes dituduh memiliki bahasa tubuh yang buruk. Sebelumnya, eks asisten manajer Manchester United, Steve McClaren, sempat menyuarakan keprihatinan serupa pada musim lalu.
ADVERTISEMENT
“Saya telah menonton Bruno Fernandes dan dia kecewa. Dia kecewa karena dia dikeluarkan dari tengah [laga] dan dia keluar di sisi kanan," kata McClaren kepada talkSPORT saat MU imbang tanpa gol kontra Chelsea pada Oktober 2020.
“Saya melihatnya saat melawan Newcastle, ketika dia melebar, dan saya melihatnya lagi sekarang. Bahasa tubuhnya tidak bagus," tambahnya soal sikap buruk Fernandes.
Penulis: Muhamad Sayefullah
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020