kumparan
2 Juni 2018 16:20

Siulan agar Pogba dan Pemain Prancis Lain Jadi Lebih Kuat

Para pemain Prancis. (Foto: REUTERS / Eric Gaillard)
ADVERTISEMENT
Pada laga yang dihelat di Stadion Allianz Riviera, Prancis boleh saja dominan dari segi skor atas Italia. Namun, menilik permainan kedua tim, sebenarnya laga berjalan imbang, baik dari segi peluang yang tercipta maupun segi efektivitas permainan. Prancis membukukan 12 tembakan, sementara Italia menghasilkan 15. Dari sana, kedua tim sama-sama melepas 6 upaya tepat sasaran.
Meski berimbang, hal ini ternyata dipandang berbeda oleh para suporter Prancis. Mereka menganggap bahwa permainan Prancis buruk, bahkan sampai kebobolan satu gol lewat sontekan Leonardo Bonucci di menit 36.
Para pemain Prancis pun mendapat siulan dari suporternya sendiri. Puncaknya terjadi ketika Paul Pogba salah mengirim umpan pada babak kedua. Makin kencanglah siulan itu.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal ini, pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mengungkapkan bahwa siulan tersebut merupakan harapan dari para suporter Prancis. Harapan agar Prancis dapat bermain apik, apalagi Piala Dunia 2018 hanya tinggal menghitung hari.
"Siulan buat Pogba? Itu bukan hanya untuk Pogba saja. Ada satu momen ketika kami memegang bola, mereka bersiul juga. Itu adalah sebentuk harapan dari suporter, agar kami bisa mencetak gol lebih banyak dan bermain lebih baik," ujar Deschamps, dilansir Sky Sports.
"Namun, ini (sepak bola internasional) adalah sepak bola level tinggi. Ada tim di depan kita yang juga bermain baik, meski para pemain sudah melakukan hal yang benar. Apakah mereka (para pemain) terpengaruh atau tidak, saya tidak tahu. Saya sendiri tidak akan mengingatnya, dan akan lebih baik jika mereka juga sama," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Hal yang sama juga disuarakan oleh penyerang andalan Les Bleus, Antoine Griezmann. Pemain Atletico Madrid tersebut menyebut bahwa siulan adalah bagian yang tak terpisahkan dari sepak bola. Siulan akan selalu ada di atas lapangan, baik itu dari suporter lawan maupun suporter sendiri.
"Kita sebagai pemain harus kuat menghadapinya. Kita semua mengenakan seragam yang sama, dan untuk dia (Paul Pogba), mungkin suporter terbiasa melihatnya mencetak gol, dan sekarang dia hanya mengalirkan bola saja di lini tengah," ujar Griezmann.
Usai meraih kemenangan lawan Italia, Prancis akan kembali menjalani laga uji tanding melawan Amerika Serikat sebelum terjun di Piala Dunia 2018. Deschamps merasa bahwa masih banyak yang kurang dari skuat miliknya, meski dalam beberapa laga uji tanding, dia melihat ada peningkatan mental yang baik.
ADVERTISEMENT
"Kami lebih banyak diserang di babak kedua, ini menjadi catatan bagi kami. Kami harus cepat memanfaatkan peluang dan bermain lebih efisien," ujar Deschamps.
"Sekarang kami masuk persiapan tahap akhir. Saya akan memberikan libur dua hari dulu kepada pemain agar mereka dapat lebih erat satu sama lain. Kami memang belum melakukan segalanya dengan baik, tapi untuk sekarang, setidaknya skuat ini sudah memuaskan," tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan