kumparan
9 Desember 2019 14:02

Solskjaer Minta Man United Pertahankan Mentalitas 'Big Game'

Ole Gunnar Solskjaer (P)
Ole Gunnar Solskjaer di laga vs Aston Villa. Foto: Reuters/Phil Noble
Manchester United itu ajaib. Sejauh musim 2019/20 ini, mereka mampu bermain apik melawan tim-tim besar Premier League. Anehnya, United malah kesulitan tim medioker Liga Inggris.
ADVERTISEMENT
Mengatasi ini, manajer United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku bakal memperbaiki masalah mentalitas skuatnya.
"Kami akan bersama-sama memperbaiki mentalitas skuat. Premier League adalah liga yang sulit. Jika Anda tidak memiliki mentalitas yang baik, maka Anda tidak akan mendapat hasil yang baik," ucap Solskjaer dilansir The Guardian.
"Saya akan memperbaiki mentalitas kami," tambahnya.
Ole Gunnar Solskjaer
Solskjaer (kiri) sempat-sempatnya bercanda dengan Pelatih City, Pep Guardiola, di tengah pertandingan. Foto: Phil Noble/Reuters
Faktanya, United adalah satu-satunya tim yang tak bisa dikalahkan Liverpool di gelaran Liga Inggris musim ini. 'Iblis Merah' juga mampu menyetop Tottenham Hotspur yang sedang berapi-api bersama manajer barunya, Jose Mourinho.
Namun, kemampuan itu seakan lenyap saat menghadapi tim medioker. United bisa ditahan tim-tim macam Sheffield United, Aston Villa, dan malah dipecundangi Bournemouth., West Ham United, dan Crystal Palace.
ADVERTISEMENT
"Keajaiban" itu seakan terulang pada Derbi Manchester. United sukses mengalahkan Manchester City dengan skor 1-2 pada Minggu (8/12/2019) lalu.
Derbi Manchester
Selebrasi gol Rashford ke gawang Manchester City Foto: REUTERS/Phil Noble
Selanjutnya, si penguasa Manchester bakal melakoni pertandingan melawan Everton, Watford, Newcastle United, dan Burnley. Keempat tim itu bisa dibilang levelnya satu tingkat di bawah United.
Oleh Karena itu, Solskjaer meminta agar anak-anak buahnya mempertahankan mentalitas yang sama saat menghadapi tim-tim tersebut.
"Adalah tugas saya untuk memastikan skuat mengetahui bahwa mereka harus berusaha mendapat kemenangan di setiap pertandingan. Ya, Anda harus berusaha hingga menit akhir untuk mendulang kemenangan," ujar Solskjaer.
"Terkadang, Anda bisa melakukannya dengan mengoper lebih cepat atau merebut kembali bola. Ada banyak cara berbeda untuk memenangi sebuah pertandingan sepak bola," lanjutnya.
Ole Gunnar Solskjaer
Solskjaer dalam laga melawan Barcelona. Foto: Reuters/Lee Smith
Solskjaer sendiri tidak begitu khawatir dengan performa skuat United yang gagal memenangi beberapa pertandingan terakhir. Menurutnya, United tidak pernah kalah dari tim-tim yang lebih kecil.
ADVERTISEMENT
Sejauh musim 2019/20 ini, The Red Devils baru kalah empat kali. Itu melawan Crystal Palace, Newcastle, Bournemouth, dan West Ham.
Angka itu sama dengan City yang berada di posisi tiga klasemen Premier League 2019/20. Bahkan, jauh lebih baik dari Chelsea yang berada di posisi empat.
Bedanya, United lebih banyak mengoleksi hasil seri dibanding dua tim tersebut. Masing-masing City dan Chelsea punya catatan dua hasil seri, sementara United punya enam. Akibatnya, United tersendat untuk bisa masuk ke spot terakhir Liga Champions.
Kemenangan atas rival sekotanya membawa United ke peringkat lima klasemen sementara Premier League dengan 24 poin. Sekarang, mereka tertinggal lima poin dari Chelsea di posisi empat.
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.
ADVERTISEMENT