kumparan
8 Jul 2018 14:11 WIB

Southgate Tak Menyangka Bisa Sejajar dengan Pelatih Legendaris Inggris

Ekspresi Gareth Southgate usai laga menghadapi Kroasia. (Foto: Lee Smith/Reuters)
Gareth Southgate tak pernah menyangka ini: ia menjadi pelatih keempat dalam sejarah Tim Nasional (Timnas) Inggris yang mencapai semifinal turnamen internasional berskala besar.
ADVERTISEMENT
Di tangan Southgate, Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018. Terakhir kali The Three Lions mencapai semifinal sebuah turnamen besar terjadi pada 28 tahun yang lalu, tepatnya saat mereka berpartisipasi di Piala Dunia 1990.
Tiket semifinal didapatkan usai Inggris mengalahkan Swedia 2-0 di Samara Arena, Sabtu (7/7/2018) malam WIB. Dua gol kemenangan mereka diciptakan oleh Harry Maguire (30’) dan Dele Alli (59’).
Atas prestasi tersebut, Southgate menyamai raihan empat kompatriotnya, Alf Ramsey, Sir Bobby Robson, dan Terry Venables. Ramsey membuat catatan tersebut di Piala Dunia 1966, Robson di Piala Eropa 1990, dan Venables di Piala Eropa 1996.
Membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia saja tak pernah ada di bayangan Southgate, apalagi menyamai prestasi tiga pelatih tenar di atas. Tak heran, dalam konferensi pers usai laga menghadapi Swedia, ia mengaku bangga tak terkira.
ADVERTISEMENT
“Adalah sebuah hal yang begitu menyenangkan apabila Anda tahu bahwa Anda punya pencapaian yang serupa dengan mereka (Ramsey, Robson, dan Venables). Saya sangat menghormati mereka,” kata Southgate seperti dikutip dari The Guardian.
“Saya bekerja dengan Venables dan Don (Howe -red) di Piala Eropa 1996, Oleh karena itu, mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan menyamai prestasi mereka akan menjadi hari terbaik saya selama menjadi pelatih,” lanjut pelatih berusia 47 tahun ini.
Namun demikian, Southgate enggan mendaku bahwa kesuksesan Inggris adalah buah kerja kerasnya sendiri. Baginya, pemain dan staf Inggris juga punya peran besar untuk menyamai raihan tim di tiga era berbeda di atas.
Southgate di laga vs Belanda. (Foto: Reuters/John Sibley)
“Kesuksan ini bukan semata karena saya, tapi juga yang lain. Bisa berada di sekitar orang-orang yang meluangkan energi dan waktu untuk meraih kesuksesan adalah hal yang spesial. Kami mencapai ini karena kolektivitas yang terbangun di antara kami sudah begitu kuat,” tambah pelatih yang punya 57 caps untuk Inggris ini.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Southgate menjabat sebagai pelatih Inggris. Ia dilantik pada September 2016 setelah pelatih sebelumnya, Sam Allardyce, mengundurkan diri karena ketahuan membeberkan cara mengakali aturan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait kepemilikan pemain.
Debut Southgate di kursi pelatih Inggris dimulai saat mereka mengalahkan Malta 2-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Sejak itu, ia membawa Harry Kane dkk. berlaga dalam 21 pertandingan dengan catatan 12 kemenangan, enam imbang, dan tiga kekalahan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan