Kumparan Logo

Tangis Supardi Melepas Kepergian Hariono

kumparanBOLAverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir berebut bola dengan pemain Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Bali. Foto: Dok. Media Persija
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir berebut bola dengan pemain Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Bali. Foto: Dok. Media Persija

Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, sempat menitikkan air mata saat Hariono memberikan pidato perpisahannya bersama Persib. Menurut dia, ada banyak pengalaman yang telah dijalaninya dengan Hariono semasa bersama di Persib.

"Kebersamaan saya dengan Hariono jelas amat berkesan. Kami pernah terpuruk, kami pernah dipuja, semuanya pernah kami rasakan," tutur Supardi.

"Jika Anda bertanya mengapa saya menangis, saya ini adalah tipe laki-laki cengeng karena saya amat dekat dengan semua pemain. Terkhusus Hariono, ketika saya masuk ke Persib, dia sudah ada. Dia sudah jadi legenda menurut saya," jelasnya.

Laga kontra PSM Makassar jadi laga terakhir Hariono berseragam Persib. Foto: dok. Media Persib

Supardi menjelaskan terkait kesan yang tak pernah ia lupakan pada sosok Hariono adalah sikap sebagai seorang pesepak bola. Menurut dia, meski tak menjadi pilihan utama, Hariono selalu menjadi yang utama dalam mendukung tim.

"Saya mengenal beliau sosok yang baik, orangnya respek ke pemain dan ke teman-temannya, dan yang paling penting dia pendiam, tidak banyak omong," kata Supardi.

Hariono mesti menyudahi perjalanannya 11 tahun bersama Persib pada musim ini. Gemuknya stok gelandang Persib membikin Hariono terus ditepikan.

Selain itu, pelatih Robert Rene Alberts juga terang-terangan menuturkan tak membutuhkan jasa pemain 34 tahun tersebut musim depan.